Ditemukan fakta baru terkait bocah SD bernama Muhammad Fadli Sadewa yang dibunuh usai diculik dua remaja berinisial AD (17) dan MF (14) di Makassar, Sulawesi Selatan. Ternyata, semasa hidup, bocah berusia 11 tahun itu memiliki pekerjaaan sampingan sebagai tukang parkir.
Demi memenuhi kebutuhan sekolah dan jajannya, Fadli rela menjadi penjaga parkir di Indomaret dekat rumahnya. Pekerjaan menjadi tukang parkir itu dilakukan Fadli sepulang sekolah. Cerita itu diunggkapkan wanita bernama Irnawati (33) yang masih kerabat keluarga korban.
"Kalau pulang sekolah dia jaga parkiran sama temannya sampai tutup Indomaret," ujar Irnawati seperti dikutip dari SuaraSulsel.id, Rabu (11/1/2022).
Irnawati juga menyebut, semasa hidup, Fadli hanya tinggal dengan neneknya. Sebab, sejak masih balita, dua orang tua Fadil bercerai. Ibunya merantau ke Malaysia dan ayahnya menikah lagi.
"Sekarang diasuh oleh neneknya dan saya," jelasnya.
Diketahui, Fadli sempat dinyatakan hilang sejak hari Minggu (8/1/2023) lalu. Dari hasil penyelidikan, ternyata korban yang sempat diculik itu tewas dibunuh. Mayat korban dibuang oleh pelakunya, yakni AD dan MF di bawah jembatan menuju Kolam Regulasi Nipa-nipa, Moncongloe, Kabupaten Maros.
Saat ditemukan, kondisi jasad bocah malang itu terbungkus plastik dan kakinya diikat menggunakan tali. Motif pembunuhan karena pelaku hendak menjual organ tubuh korban. Pelaku diketahui terinspirasi dari internet.
Diculik saat Bermain
Irnawati menceritakan, saat kejadian pada hari Minggu, 8 Januari 2023, Dewa dan sepupunya sedang bermain di Indomaret Batua Raya. Tiba-tiba sepupunya datang terburu-buru mengatakan Dewa dikasih uang dan dibawa orang.
"Kejadiannya sore. Sekitar jam lima (sore). Sepupunya bilang Dewa dikasih uang baru dibawa orang," katanya.
Hingga jam 20.00 Wita, Dewa tak kunjung pulang. Semua teman-temannya juga tak mengetahui keberadaannya.
Keesokan harinya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Hingga mereka mendapati kabar Dewa sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Irnawati mengaku tak habis pikir para pelaku bisa tega menghabisi nyawa ponakannya. Ia berharap polisi bisa menghukum pelaku dengan seberat-beratnya.
"Kami sangat tidak terima, nyawa harus dibayar nyawa. Para pelaku harus dihukum seberat-beratnya," tegasnya berurai air mata.'
(Sumber: SuaraSulsel.id)
Berita Terkait
-
Geger ABG Bunuh Bocah 11 Tahun Demi Jual Organ, Apakah Anak di Bawah Umur Bisa Dipidana?
-
Fakta-fakta Dua Remaja di Makassar Bunuh Bocah 11 Tahun, Terobsesi Jual Organ Tubuh Korban
-
Warga Serang Rumah Pelaku Pembunuhan Anak di Makassar, Kaca Rumah Hancur
-
Ngeri! 2 ABG di Makassar Culik dan Bunuh Anak SD, Motifnya Ingin Kaya Raya Jual Organ Tubuh Manusia
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
Nissa Sabyan Diduga Sudah Melahirkan Gara-Gara Video Orangtua Pangku Bayi, Ini Fakta Sebenarnya
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Dibangunkan untuk Salat Subuh, Santri 15 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Pondok
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Sinopsis House of Grace, Drama Thailand Terbaru Kiatipoom Banluechairit
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Naga Purba ke Jepang: Diplomasi Hijau dan Misi Penyelamatan Komodo
-
Sinopsis One Piece: The Battle of Alabasta, Misi Luffy Selamatkan Kerajaan Vivi dari Kehancuran