Seorang wanita paruh baya menjadi sasaran aksi komplotan jambret. Tragisnya, peristiwa penjambretan itu terjadi saat korban sedang bersantai di teras rumahnya. Aksi komplotan jambret itu terekam CCTV di sekitar lokasi dan viral setelah videonya beradar di dunia maya.
Berdasar unggahan video di akun Instagram, @fakta.indo yang dipantau pada Kamis (12/1), peristiwa itu berawal ketika korban sedang berdiri di teras rumahnya, tiba-tiba, empat pria yang berboncengan dengan dua sepeda motor berhenti di dekat lokasi.
Tampak, salah satu dari mereka turun dan langsung membekap mulut wanita tua itu. Pelaku pun terlihat menarik kalung emas di bagian leher korban.
Dalam video, korban sempat meminta pertolongan dan berlari ke dalam rumahnya. Tampak dua anggota keluarga korban sempat berlari keluar rumah dan berusaha mengejar kawanan bandit itu. Namun, komplotan yang menjambret nenek-nenek itu pun berhasil melarikan diri dengan menaiki dua sepeda motor.
Berdasar narasi video itu disebutkan jika peristwa itu terjadi di kawasan Malang, Jawa Timur pada Senin (9/1) lalu. Disebutkan keempat pelaku berhasil menggasak kalung emas milik korban seberat 9,470 gram. Korban juga disebut mengalami kerugian sebesar Rp6 juta lebih gegara perhiasannya diembat para penjambret.
Video wanita sepuh yang menjadi sasaran kawanan jambret bikin netizen geram. Komentar pedas dan kecaman dari netizen pun membanjiri video itu. Aksi kawanan jambret yang menyasar nenek-nenek itu pun sampai disumpahi bakal kena tulah alias tertipa sial.
"Tunggu kualatnya aja itu mah," tulis akun @pe***** yang juga meninggalkan emoji tertawa dalam komentarnya.
"Masih mau kasih ampun tuk para begal kyk gtu.. hukum rimba saja yg pantas tuk mereka," timpal akun @al*******.
"Gila ya bandit makin berani aja ngerampok siang hari sampe masuk ke rumah korban," kata akun @de****.
Baca Juga: Selalu Jual Nama Soekarno, Megawati Dituding Permainkan Jokowi dan Ganjar Pranowo
"Semoga cepat ketangkap.. kasian Ya Allah," tulis akun @hs*******.
Berita Terkait
-
Heroik! Bocah SD Ini Duel Lawan Jambret, Tendang Motor Pelaku Sampai Jatuh
-
Jambret Ponsel Seorang Wanita di Palmerah, AG Ngaku Uang Hasil Kejahatan Digunakan Bakal Makan
-
Kepergok Rampas Ponsel di Kalideres, Dua Jambret Diciduk Polsek Tambora
-
Raja Tega! Jambret Terekam CCTV Seret Emak-emak Sepulang dari Pasar
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'