Tuntutan delapan tahun penjara yang dijatuhkan jaksa penuntut umum kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi rupanya dianggap tidak adil bagi keluarga almarhum Brigadir J alias Yosua. Bahkan, tuntutan ringan Putri Candrawathi itu membuat hati ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak hancur.
Rosti, seperti dikutip dari Herstory, merasa tidak puas dengan tuntutan ringan dari jaksa lantaran menganggap Putri mengetahui skenario pembunuhan terhadap anaknya yang didalangi oleh sang suami, Ferdy Sambo.
"Putri bukan manusia. Melengganglah si Putri dengan tuntutan delapan tahun itu," kata Rosti sambil menangis.
"Bu Putri yang tahu perencanaan dan pembunuhan kepada anakku," imbuhnya.
Rosti pun mengaku keluarga sangat terpukul mendengar jaksa menuntut hukuman ringan kepada Putri Candrawathi. Padahal menurutnya, aksi pembunuhan yang menimpa anaknya itu adalah kejahatan yang luar biasa karena sudah direncanakan.
"Ini kejahatan yang luar biasa yang dilakukan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini sangat menyakitkan hati kami, membuat hati kami hancur," geram Rosti.
Saat ini, Rosti pun berharap penuh kepada majelis hakim agar bisa mendapatkan keadilan. Dia pun meminta agar hakim menjatuhkan hukuman maksimal kepada Putri Candrawathi.
"Ini betul betul tidak adil buat kami, orang kecil ini. Mohon kepada bapak hakim, berikanlah kami keadilan, berikan keputusan yang semaksimal mungkin untuk Putri Candrawathi yang mengetahui semua perencanaan pembunuhan ini," katanya.
Rosti pun menyoroti sosok Putri yang sama-sama memiliki anak.
Baca Juga: Persis Solo vs Persija Jakarta, Laskar Sambernyawa Usung Misi Balas Dendam
"Ia (Putri Candrawathi) punya anak, tapi dia tidak memikirkan perasaan saya sebagai orang tua yang juga memiliki anak," katanya.
Saking geramnya, Rosti pun menganggap Putri sudah bertindak licik karena telah menyebarkan fitnah kepada Brigadir J. Putri diketahui sempat mengaku telah dilecehkan Yosua. Akibat klaim itu membuat Sambo murka dan melakukan skenario pembunuhan berencana kepada Brigadir J.
"Dia manusia yang penuh dusta dan licik, dengan mulutnya dia memutar-mutar untuk memfitnah anak saya, hingga merampas nyawa anak saya," katanya.
Berita Terkait
-
Beda Tuntutan 5 Terdakwa Pembunuhan Brigadir J, Tak Ada Hal yang Meringankan Bagi Ferdy Sambo
-
Richard Eliezer Dituntut 12 Tahun Penjara, Jaksa: Perbuatannya Menimbulkan Keresahan dan Kegaduhan
-
Jaksa Ungkap Tak Ada Alasan Pembenar dan Pemaaf di Tuntutan 12 Tahun Penjara Bharada E
-
Tangis Pendukung Bharada E Usai Dengar Idolanya Dituntut 12 Tahun Penjara
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Cara Mengunci Aplikasi di HP Samsung, Xiaomi dan OPPO Tanpa Aplikasi Tambahan
-
5 Film Yoo Hae Jin Raih Lebih dari 10 Juta Penonton, Terbaru The King's Warden
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaru 2026
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Secuil Kebahagiaan, Soal Adrian dan Minuman Oplosan dari Kak Lita