Diduga gegara tidak mau membayar layanan open BO, seorang pria dikeroyok dua orang wanita di sebuah kamar indekos. Aksi waria yang mengeroyok pria itu viral setelah videonya beredar di media sosial.
Dilihat Kamis (19/1), dalam video yang diunggah akun Instagram, @terang_media, tampak pria yang dikeroyok itu sampai teriak minta tolong. Pasalnya, pria itu tidak bisa melarikan diri karena dikunci dari luar kamar kos.
Dalam video yang beredar, pria itu sampai kewalahan saat dipukuli oleh dua waria. Lantaran terkunci di kamar kos, pria itu sampai naik ke kasur untuk menghindari serangan dari dua waria itu. Namun, pria itu akhirnya keok setelah tubuhnya dipojokkan ke tembok kamar kos.
Berdasarkan video itu, pria lain yang ada di kamar kos itu akhirnya melerai tindakan kekerasan yang dilakukan dua waria kepada pria pelanggannya. Namun, pria itu tetap tidak bisa keluar dari kamar kos karena terkunci dari luar.
"Tolong, tolong," teriak pria dalam video yang beredar.
Video pria yang menjadi bulan-bulanan dua waria diduga PSK online menjadi sorotan netizen. Beragam komentar diungkapkan netizen guna menanggapi video itu. Meski ada yang mengecam, kebanyakan netizen memberikan komentar bernada satir di video tersebut.
"Semoga di beri hidayah kalian," tulis akun @je*********.
"Gak beres semua itu. Laknatullah," kecam akun @sy****.
"Kalau dibayar namanya santi, gak dibayar auto jadi santo," timpal akun @hi****** yang juga memberi emoji tertawa.
Baca Juga: Sebut Tuntutan 12 Tahun Penjara Bharada E Termasuk Ringan, Kejagung: Sudah Kami Ukur
"Auto berubah jadi BAMBANG," kata akun @lu******* yang menanggapi video itu dengan membubuhkan emoji tertawa.
Berita Terkait
-
Sejoli Babak Belur Dikeroyok Sekelompok Pria saat Foto Prewed di Kawasan Antasari Jaksel, Kamera Nyebur ke Got
-
Duduk Perkara Ketua Relawan Anies Dikeroyok Di Bukittingi, Diduga Terkait Utang Piutang
-
Profil Idris Sanur: Ketua Relawan Anies Jadi Korban Pengeroyokan oleh OTK
-
Pengeroyok Ketua Relawan Anies Harus Dihukum Berat, NasDem Sebut Masih Banyak Preman Bergentayangan!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Kembalikan Kerugian Negara Rp750 Juta, Harnojoyo Hanya Dituntut 3,5 Tahun
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Novel Kita dan Mereka, Usaha untuk Meruntuhkan Tembok Prasangka
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku