/
Minggu, 29 Januari 2023 | 16:20 WIB
Anies Dapat Nama Baptis Yohanes, PA 212 Singgung Fatwa MUI: Yang Diharamkan Syariat Islam Adalah Pluralisme! (Suara.com/Fakhri).

Anies Baswedan disebut-sebut sempet membuat perjanjian politik dengan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Perjanjian Anies itu juga disebut ditulis langsung oleh Fadli Zon

Rahasia itu dibongkar oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno saat diundang ke acara podcast Akbar Faizal yang ditayangkan lewat akun Youtube Akbar Faizal Uncensored, beberapa waktu lalu. 

Sandiga menyebut perjanian politik antara Anies dengan Gerindra itu terjadi saat Pilkada DKI 2017. Saat itu, Anies berduet dengan Sandiaga. 

Sandiaga membocorkan soal perjanjian politik Anies dan Gerindra saat ditanya oleh Akbar Faisal soal adanya kesepakatan antara Gerindra dengan Anies Baswedan di pencalonan Pilgub DKI 2017. Pertanyaan itu disampiakan Akbar Faisal menyusul beredarnya video Anies yang berjanji tidak akan maju nyapres jika Prabowo kembali maju di Pilpres 2024. 

Diketahui, Partai NasDem sempat menyebut jika pernyataan Anies Baswedan itu dalam konteks Pilpres 2019 bukan untuk Pilpres 2024.

"Apakah ada perjanjian ini tertulis maupun tidak tertulis, apa hanya untuk gubernur?" tanya Akbar kepada Sandiaga.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akhirnya menjawab pertanyaan dari Akbar Faisal. Dia memastikan jika perjanjian politik itu terjadi saat Anies maju menjadi calon gubernur di 2017 lalu. 

Namun, Sandiaga ogah membeberkan isi kesepakatan antara Anies dengan Gerindra yang terjadi saat Pilkada Jakarta. Alasannya dia tidak mengetahui persis isi perjanjian politik Anies kala itu. 

Justru, Sandiaga menyebut orang yang pantas membeberkan hal itu adalah Fadli Zon karena disebut menjadi notulensi saat Anies membuat perjanjian politik dengan Gerindra. 

Baca Juga: Bak Hari Keramat, Menilik Riwayat Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet Hari Rabu

"Dan menurut saya Bang Akbar bisa mengundang dia (Fadli Zon) karena dia pasti ingatlah karena dia yang menulis. Ga tahu dia berani ga, ngomong," kata Sandiaga.

Sandiaga pun mencoba mengingat jika antara Fadli Zon atau Prabowo yang juga menyimpan perjanjian politik Anies. 

"Karena itu kan di awal koalisi dan penentuan paslon. Melingkupi tahapan-tahapan ke depan. Saya sendiri ga megang itu copy nya. Kalau ga salah ada di brankas Pak Fadli atau Pak Prabowo. Ada itu dan menurut saya nanti Pak Fadli bisa bicara sebagai tambahan informasi."

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More