Nama Wahyu Iman Santosa belakangan menjadi sorotan publik setelah menjadi ketua hakim yang memimpin sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Yosua di PN Jakarta Selatan.
Hakim Wahyu Imam Santoso makin terkenal setelah menjatuhkan vonis terhadap para lima terdakwa, salah satunya vonis hukuman mati kepada Ferdy Sambo yang menjadi dalang kasus itu. Namun berbeda dengan terdakwa lain yang dijatuhi hukuman berat, Hakim Wahyu menjatuhkan vonis ringan kepada Richard Eliezer alias Bharada E, yakni 1,5 tahun penjara.
Ada beberapa pertimbangan hingga hakim memberikan vonis ringan kepada Bharada E, salah satunya statusnya sebagai justice collaborator.
Kekinian, muncul video di media sosial yang menampilkan saat Hakim Wahyu yang memberikan pesan mendalam soal hamil di luar nikah.
Tak garang seperti terlihat di persidangan Sambo dkk, Wahyu kali ini tampak lembut saat memberikan nasehatnya itu.
Dalam video yang diunggah akun Instagram, @lambegosiip, Hakim Wahyu meminta agar semua orang tidak mudah menghakimi terhadap wanita yang hamil di luar nikah.
"Mungkin saya tambahkan sedikit, kepada mereka yang misalnya hamil di luar nikah, janganlah kita cepat mudah menghakimi mereka, ya kan," kata Wahyu Imam dalam video yang dilihat pada Kamis (23/2).
Dalam video itu, Hakim Wahyu menyebut pernikahan belum tentu menjadi jalan keluar jika ditemukan ada wanita yang hamil di luar nikah oleh pasangannya.
Lagi-lagi, Wahyu mengigatkan kepada siapa pun agar tidak gampang menghakimi terhadap wanita yang hamil di luar nikah, apalagi peristiwa itu terjadi pada pasangan yang masih sekolah.
Baca Juga: 370 Warga Sumsel Batal Naik Haji, Penyebabnya Karena Ini
"Mungkin di Indonesia belum dikenal namanya legalnya aborsi, seperti kayak di Amerika, ya kan. Artinya kalau toh misalnya mereka menikah, ya kan budaya kita (budaya) malu, "Masak gak ada bapaknya." Janganlah kita cepat menghakimi, kasihan mereka, apalagi kalau yang masih sekolah. Apakah menikah menjadi jalan keluar? Kita tidak tahu," katanya.
Berita Terkait
-
6 Alasan Bharada E Richard Eliezer Tak Dipecat Sebagai Anggota Polri, Apa Saja?
-
Karier Bharada Richard Eliezer Sebagai Polisi Selamat, Publik Berujung Debat
-
Minat Tarik Bharada E jadi Petugas Perlindungan Setelah Bebas, LPSK Bakal Minta Restu Kapolri
-
Peran Agnes Pacar Mario Dandy Disamakan dengan Istri Ferdy Sambo
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini
-
Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
Review Welcome to the Jungle: Kekacauan di Hutan yang Penuh Lelucon Absurd!
-
Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata
-
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur