Usai menerima hukuman dari polisi untuk berjalan kaki sembari mendorong motor, seorang pria berinisial MA tewas. Pemuda 24 tahun itu dilaporkan sempat terjaring razia aparat Polres Banjarbaru saat menindak para pelaku balap liar di Kompleks Kantor Sekretariat Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Jumat (10/3/2023) lalu.
Mengutip dari Suara.com, penyebab pria asal Banjar itu tewas diduga kelelahan setelah dihukum aparat kepolisian untuk mendorong motornya sejauh sejauh kurang lebih 7 kilometer.
Oleh polisi, MA diminta mendorong sepeda motornya dari lokasi balap liar menuju Kantor Polres Banjarbaru. Namun, diduga karena kelelahan, MA lantas ambruk.
MA sempat dilarikan ke rumah sakit. Nahas, nyawanya tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia.
Hal ini juga sudah dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes M Rifa'i.
Ia menjelaskan, MA pingsan saat mendorong sepeda motor miliknya. Salah satu petugas yang menyadari hal ini lantas segera membawa korban ke RS Idaman Banjarbaru. Korban dinyatakan meninggal dunia, saat tiba dan diperiksa oleh tim medis.
Saat ini, pihak kepolisian memastikan akan mendalami penyebab awal dalam pemeriksaan terkait dengan menunggu hasil dari pemeriksaan pihak rumah sakit.
Kasus ini lantas mendapatkan perhatian dari Kapolda Kalimantan Selaran, Irjen Pol Andi Rian yang meminta Propam turun tangan mengusut kematian MAA.
Polda Kalsel juga telah memeriksa Kapolresta Banjarbaru, AKBP Dody H Kusumah terkait kasus tersebut. Polres Banjarbaru memang melakukan penertiban balap liar di kawasan Jalan Trikora Banjarbaru usai adanya laporan dari masyarakat.
Baca Juga: Wanita Disabilitas di Cikarang Dicabuli di Toilet Masjid, Pelaku Dua Kali Lakukan Aksi Bejat
Dari penertiban tersebut, Polresta Banjarbaru mengamankan 246 pengendara yang membuat aparat kesulitan mengangkut mereka semua.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Pria Meninggal Usai Disuruh Dorong Motor Tujuh Kilometer, Polisi: Bukan Sanksi atau Hukuman
-
Operasi Cipta Kondisi, Polres Ponorogo Giatkan Razia Balap Liar
-
Razia Balap Liar di Batam Center, Puluhan Sepeda Motor Diamankan Polisi
-
Puluhan Remaja Pekanbaru Digiring ke Kantor Polisi dari Lokasi Balap Liar
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Apa Itu Furab? Fans Fuji dan Reza Arap Berusaha Jadi Mak Comblang
-
Dari Duka ke Syukur, Bos Pabrik HS Umrohkan 150 Karyawan Usai Kecelakaan
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Pemerintah Pastikan WFH ASN Segera Jalan Bulan Ini, Tunggu Pengumuman Resmi
-
Jadi Jalur Favorit, Pemudik Motor 'Gempur' Jalur Utama Cianjur di Pagi dan Petang Hari
-
Salmafina Sunan Tantang Istri Taqy Malik Ketemuan, Bahas Pemicu Cerai Masa Lalu
-
Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru Dicopot Imbas Terima Duit buat Lepas Pelaku Narkoba