Keluarga Mario Dandy Satriyo ternyata tak pernah memberikan sepeserpun uang untuk membantu membiayai pengobatan korban penganiayaan berat David Ozora di rumah sakit. Fakta itu diungkapkan hakim saat memvonis 3,5 tahun penjara terhadap Agnes Gracia, terdakwa anak dalam kasus itu.
Berdasarkan putusan sidang itu, terungkap biaya pengobatan David Ozora mencapai Rp 1,2 miliar.
Kekinian, ayah David, Jonathan Latumahina buka suara terkait biaya pengobatan anaknya yang sempat diungkap oleh hakim di persidangan. Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Jonathan mengugkap alasan tak mau menangih biaya rumah sakit dari keluarga Mario Dandy karena telah dijamin asuransi.
"Gini ya netizen-netizen sotoy dan netizen+netizen bayaran tikus. David itu biaya rawatnya dijamin Prudential karena gue udah join lama," kata Jonathan Latumahina seperti dilihat Rabu (12/4).
Selain itu, pengurus GP Ansor itu juga mengungkap asuransi tersebut bisa menanggung biaya pengobatan putranya hingga Rp 4 miliar.
"Yang ditanggung Pruden sampai 4M + 12, kalo mau tau tanya @nyonyakepiting aja," tuturnya.
"Gue bukannya males jawabin isu-isu itu dari dulu, menurut gue gak penting aja," imbuhnya.
Dalam cuitannya, Jonathan juga mengunggah foto kartu asuransi David Ozora yang berjenis black card untuk membuktikan jika seluruh biaya pengobatan di rumah sakit telah ditanggung.
Fakta Sidang Vonis Agnes Gracia
Terungkap fakta baru di balik kasus Mario Dandy menganiaya David Ozora. Ternyata, ayah Mario Dandy, Rafael Alun ternyata tak pernah membantu membiaya pengobatan David Ozora selama dirawat di rumah sakit.
Fakta itu terungkap dalam sidang vonis terdakwa anak, Agnes Gracia yang digelar di PN Jakarta Selatan, Senin (10/4) lalu.
Saat membaca amar putusan, Hakim tunggal, Sri Wahyuni Batubara memaparkan pihak keluarga Mario Dandy tidak pernah sekali pun membantu biaya pengobatan David. Tak hanya keluarga Mario, pihak keluarga Shane Lukas diketahui juga tidak pernah membantu pengobatan David.
Hakim Sri Wahyuni menuturkan biaya pengobatan David selama menjalani perawatan di rumah sakit sekitar Rp 1,2 miliar.
"Terhadap biaya pengobatan anak korban di rumah sakit sudah sebesar Rp 1,2 miliar dan sampai saat ini tidak ada bantuan pengobatan dari keluarga saksi Mario Dandy Satriyo dan keluarga Shane Lukas dan juga dari keluarga anak," kata Hakim Sri Wahyuni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/4).
Hal ini didapat hakim berdasarkan keterangan ayah David, Jonathan Latumahina saat diperiksa sebagai saksi di persidangan AG. Disebut jika David sampai saat ini belum mengenali Jonathan.
Berita Terkait
-
Aibnya dengan Mario Dandy Terbongkar! Agnes Gracia Kini Disebut Korban Slut-Shaming: Fokus Publik Melenceng dari Kasus Utama
-
Muncul Video Diduga Mario Dandy dan Agnes Masih Pakai Baju Sekolah Ganti Pelat Nomor Rubicon, Begini Komentar Menohok Ayah David Ozora
-
Agnes Gracia Divonis Ringan, Ayah David Ozora: Urusan Hukuman buat Mereka-mereka yang Jahat, Biarlah...
-
Biaya RS Tembus Rp 1,2 Miliar, Rafael Alun Ayah Mario Dandy Ternyata Tak Pernah Sekali Pun Bantu Bayar Pengobatan David Ozora
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta