Belakangan ini, Rizky Billar dan Dewi Perssik disorot netizen karena diduga saling 'serang' di media sosial. Hal itu terungkap saat suami Lesti Kejora itu bikin konten dengan pria yang disebut pak RT.
Dilihat dalam video yang diunggah ulang akun @cakrawala.queen, tampak Rizky Billar ngobrol dengan pria yang disapa Pak RT soal penitipan unta.
"Alhamdulillah udah Nitip 1 Onta ke Pak RT Bukhara, Uzbek..." tulis Billar, seperti dikutip pada Jumat (14/7).
Dalam video itu, Rizky Billar juga sempat berbicara dengan nada terbata-bata kepada pria yang disebutnya pak RT hingga diakhiri dengan berpelukan.
"Tidak marah-marah," ujar Billar sebelum merangkul pria tersebut.
Konten Rizky Billar itu sangat berkaitan dengan masalah Dewi Perssik yang sempat ribut-ribut dengan Pak RT di tempat tinggalnya soal hewan kurban saat perayaan Idul Adha kemarin.
Akun TikTok itu juga menampilkan konten Rizky Billar saat berteriak 'Hidup Pak RT.' Momen itu terjadi saat Rizky Billar dan Lesti bareng para rombongan berada di dalam bus ditanyakan oleh pria yang merekam video.
"Sekarang kita mau ke mana nih?" tanya perekam video kepada rombongan.
"Hidup Pak RT," pekik Rizky Billar yang disambut orang-orang di bus tersebut.
Baca Juga: Jamin Dirinya Pria Normal, Saipul Jamil Skakmat Dewi Perssik Pernah 2 Kali Hamil: Stres kan Jawabnya
Sontak, video tersebut ramai dibicarakan netizen. Bahkan, banyak yang menduga jika sindiran itu sengaja dibuat Rizky Billar untuk membalas Dewi Perssik yang dianggap sempat menyindir kasus KDRT Rizky Billar kepada Lesti Kejora.
"Kebanyakan dibanting, kebanyakan dicekik, jadi begitu. Jadi orang kalau kebanyakan dibanting agak sedeng ini otaknya," kata Depe yang menurut warganet ditujukan untuk Lesti.
Video Rizky Billar yang diduga ditujukan untuk membalas Dewi Perssik pun membuat netizen tertawa ngakak.
"Kalau sudah berurusan sama DP yang bisa menyelesaikan hanya malaikat pencabut nyawa," tulis netizen menyindir.
"Sabar ada batas nya yah. Hidup pak rt," timpal yang lain.
"Ni kenapa JADI gini papa billar," tambah netizen lainnya disertai emoji tertawa
Berita Terkait
-
Jamin Dirinya Pria Normal, Saipul Jamil Skakmat Dewi Perssik Pernah 2 Kali Hamil: Stres kan Jawabnya
-
Ogah Dinasehati Eks Suami, Dewi Perssik Skakmat Saipul Jamil: Mending Urusin Orang-orang Biar Percaya Lagi Kamu Laki-laki Normal
-
Ceramahi Dewi Perssik Pakai Ayat Alquran usai Ribut dengan Pak RT, Saipul Jamil: Saya Tahu Watak Mantan Istri Saya
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian