Perseteruan Nikita Mirzani dengan putri sulungnya, Laura Meizani alias Lolly masih berlanjut. Puncak dari perseteruan dengan anaknya, Nikita Mirzani kini lepas tanggung jawab dengan perbuatan hingga dosa Lolly.
Hal itu terungkap saat Nikita Mirzani membalas komentar netizen. Awalnya, Nikita Mirzani mengunggah foto dua putranya Azka dan Arka untuk mengenang momen umrah di Tanah Suci. Potret itu dibagikan Nikita Mirzani lewat akun Instagram pribadinya, Selasa (18/7).
Dalam keterangan foto yang diunggahnya, Nikita Mirzani menambahkan emoji hati berwarna ungu. Unggahan itu membuat netizen bertanya-tanya. Bahkan, ada yang menyoroti sosok Lolly yang kini berseteru dengan Ibundanya.
Dari sekian banyak komentar di unggahan itu, Nikita hanya membalas seorang netizen yang mendoakan Lolly agar diberi kekuatan sehingga tidak pindah keyakinan.
Membalas komentar itu, Nikita Mirzani justru kini memasang sikap masa bodoh dengan apa yang dilakukan putrinya termasuk jika ingin pindah agama alias murtad.
"Mudah-mudahan Loly imannya kuat dan nggak berpindah keyakinan, aamiin ya Allah," tulis akun @h0liaw***.
"Mau pindah keyakinan mau nggak itu urusan dia. Kan sudah akhir balik (akil baligh) dosa ditanggung masing-masing," balas Nikita Mirzani.
Ucapan wanita yang akrab disapa Niki itu pun memicu pro-kontra di kalangan netizen. Bahkan, ada yang menganggap jika dosa Lolly masih ditanggung Nikita Mirzani selaku orang tua kandunganya karena sang putri belum menikah.
"Nah bener juga ya. Yang penting kita udah ngebesarin dia. Dan sekarang dia mau ke mana kek udah urusan dia," balas netizen.
"Selama belum dinikahkan masih tanggung jawab orang tua mba," timpal yang lain.
"@nikitamirzanimawardi_172 owh kamu salah ka. Selama Loly belum menikah dosanya juga ditanggung oleh ortunya apalagi ayahnya. Kecuali Loly sudah menikah. Dosanya yang nanggung di akhirat nanti suaminya," tambah netizen lainnya.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Ungkit Status Janda 3 Anak saat Sindir Nathalie Holshcer Gak Bersyukur, Nikita Mirzani Dicibir Cewek Murahan: Habis Dihamilin Gak Dinafkahi
-
Ngeluh Duit Bulanan Rp 25 Juta dari Sule Terlalu Kecil, Nikita Mirzani Semprot Nathalie Holscher: Gendeng!
-
Ngamuk usai Dinasehati Masih Punya Ayah Kandung, Lolly Dicap Anak Pembangkang
-
Puji Nikita Mirzani dan Raihaanun Wanita Kuat, Hanung Bramantyo Justru Diwanti-wanti: Hati-hati Mas!
-
Unfollow IG Fitri Salhuteru Dkk, Nikita Mirzani Manut Saran Hanung Bramantyo: Kalau Gue Lihat Story Orang jadi Kepancing
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian