Suara.com - Bintang pop internasional, Justin Bieber, akan menjalani program manajemen pengendalian kemarahan sebagai sebagai bagian dari sanksi pengadilan, setelah dia ditahan polisi karena berkendara dalam keadaan mabuk dan melawan petugas polisi di Miami, Amerika Serikat, pada Januari silam.
Dalam sidang yang digelar Rabu (13/8/2014), Bieber yang hanya diwakili para pengacaranya, mengaku salah telah mengemudi dalam kondisi mabuk dan melawan petugas.
Tetapi sebagai hukuman Bieber wajib menghadiri program manajemen pengendalian kemarahan berdurasi 12 jam, harus menonton video-video di internet tentang kecelakaan lalu-lintas akibat mengemudi dalam keadaan mabuk, dan harus menyumbangkan 50.000 dolar AS (sekitar Rp584 juta) bagi yayasan anak-anak.
Karena Bieber sudah mengaku bersalah dalam kasus mengemudi dan melawan petugas, pengadilan menghentikan tuntutan terhadap Bieber dalam kasus mengemudi dalam kondisi mabuk.
Pada Januari lalu Bieber ditahan polisi karena terlibat dalam balapan jalanan menggunakan mobil sport Lamborghini di Miami. Saat ditahan Bieber baru saja mengonsumsi alkohol dan sempat melawan polisi. (LA Times)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi