W: Nggak cuma saya, tetapi teman-teman saya yang profesional. Ada lawyer, ekonom dan pengusaha.
S: Tujuan organisasi itu dibentuk?
W: Kita merasa punya beban moral untuk ikut mencerahkan dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dan mengingatkan ancaman neo orde baru yang secara nyata sudah terjadi di Indonesia, dan meluruskan serta menjaga marwah reformasi yang sekarang mulai dibelokkan.
S: Pernah berharap ditawari jadi Menteri di Kabinet Kerja Jokowi?
W: Nggak ada. Artinya ketika saya membaktikan terjun ke politik, konskuensi ini adalah pengabdian saya di bidang politik. Apapun termasuk saya diberi amanah harus saya terima dengan baik.
S: Kalau kamu sendiri ingin jadi Menteri apa?
W: Saya tidak ada ambisi untuk menduduki jabatan apapun. Saya rasa Pak Jokowi akan sangat bijaksana menempatkan seseorang sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
S: Ada tawaran untuk bergabung di partai lain setelah dipecat dari partai lama?
W: Ada. Tapi tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu pemikiran yang sangat-sangat matang.
S: Seperti apa partai ideal yang kamu inginkan ?
W: Partai ini harus bener-benar menomor satukan kepentingan rakyat, mewakili kepentingan dan aspirasi masyarakat, bukan partai.
S: Sudah menemukan partai ideal kamu?
W: Sampai saat ini belum ada. Tetapi mudah-mudahan saya bisa menimbang. Nggak semua partai sempurna, tetapi saya mencari di mana lebih sedikit kelemahan dan kekurangannya.
Tag
Berita Terkait
-
Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Beda Silsilah Keluarga Jennifer Coppen dan Justin Hubner yang Sah Menikah
-
Tembus 500 Episode, Terungkap Rahasia Kekompakan Pemain 'Asmara Gen Z' di Lokasi Syuting
-
Bintangi Serial 'Samuel', Fadi Alaydrus Ternyata Belum Berani Nonton Episode 2, Ini Alasannya
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok