Pengacara Oky Frediana selaku kuasa hukum artis Nikita Mirzani atau Niki, mengakui jika kliennya melakukan pemukulan terhadap suaminya, Sajad Ukra, lelaki berkewarganegaraan Singapura.
Sajad dipukul kepalanya oleh Niki dengan sepatu hak hingga robek dan harus dijahit. Oky tetap membela kliennya itu melakukan kekerasan sebelum pasangan ini menikah.
"Ya, dipukul dengan benda tumpul, pakai hak sepatu," kata Oky ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (5/1/2015).
Karena kekerasan itu dilakukan Niki sebelum menikah, menurut Oky berada di luar konteks perkawinan. "Tapi ini ranahnya di luar perkawinan," jelas Oky.
Namun, pihak Sajad tetap akan menjadikan insiden itu sebagai bukti kekerasan dalam rumah tangga. Menurut Oky, hal tersebut tidak bisa dijadikan bukti, berbeda dengan kekerasan yang dilakukan oleh Sajad kepada Niki.
"Kalau Nikita itu kan pas hamil, makanya masuk ke ranah KDRT," ungkap Oky.
Niki dan Sajad menikah pada 11 Oktober 2013. Namun, dua bulan kemudian, pemain film Comic 8 itu mendaftarkan gugatan cerai pertama di PA Jakarta Selatan, yang akhirnya ia batalkan. Namun, pada 14 April 2014, Niki kembali mengajukan gugatan cerai saat dirinya sedang hamil anak bernama Azka Raqila Ukra yang lahir pada 3 Oktober 2014.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur