Sonnie Sudarsono selaku kuasa hukum komedian Mandra merasa kecewa dengan penahanan kliennya oleh Kejaksaan Agung. Sonnie yakin Mandra tidak akan melarikan diri karena sudah dicekal oleh Kejagung.
Namun di sisi lain, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kejagung Tony Spontana memberikan alasan Mandra harus ditahan. Menurut Tony, pencekalan Mandra gugur setelah didapatkan bukti baru yang berasal dari Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Status pencekalannya (Mandra) sudah gugur semenjak kami menemukan bukti-bukti baru. Karena itu kami tahan," kata Tony dihubungi, Jumat (6/3/2015).
Sebelum penahanan, Mandra menjalani pemeriksaan mulai dari 09.00 wib hingga 18.45 wib. Selama pemeriksaan, Mandra mendapatkan 60 pertanyaan dan didampingi kuasa hukumnya Sonnie Sudarsono dan Teguh Samudra.
Mandra ditahan di sel Salemba cabang Kejagung, Jakarta Selatan. Selain Mandra, dua tersangka lainnya, Iwan dan Yulkasmir juga ikut ditahan oleh pihak Kejaksaan Agung guna melakukan penyidikan selama 20 hari kedepan.
Sangkaan korupsi itu berawal dari penunjukkan proyek langsung dilakukan oleh Yulkasmir, pembuat komitmen sekaligus pejabat teras di TVRI, tanpa adanya proses tender.
Yulkasmir menunjuk rumah produksi milik Mandra, PT Viandra Production dan rumah produksi milik Iwan, Media Art Image. Proyek yang didapat Mandra itu bagian dari 15 paket program yang nilai totalnya Rp 47,8 miliar.
Dari kasus tersebut ketiganya ditetapkan sebagai tersangka sesuai Surat Perintah Penyidikan tertanggal 10 Februari 2015. Mereka dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU No 31/1999 Jo UU 20/2001.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV