Dewi Yull. [Suara.com/Ismail]
Penyanyi senior Dewi Yull mengaku sedih menyaksikan nenek Asyani alias Buk Muaris (63) tengah didakwa mencuri kayu jati di kawasan Hutan Petak 43-F Blok Curahcottok Dusun Krastan Desa/Kecamatan Jatibanteng, Jawa Timur.
"Saya sedih aja, kita melihat di mata hukum tidak pandang bulu, tapi kenapa banyak bulu yang dipandang. Prihatin aja, mudah-mudahan ini jadi pelajaran buat kita semua," ucap Dewi di acara pengenalan film Lagu Untuk Tuhan, Studio Third Eye Space, Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2015).
Perempuan bernama asli Raden Ayu Dewi Pujiati itu menilai ada ketidakadilan dalam hukum yang berlaku di negeri ini ketika orang lemah seperti Asyani menjalani proses peradilan.
"Satu sisi ingin menegakkan hukum tetapi di sisi lain ada ketidakadilan, artinya hakim sama jaksa jangan semata-mata karena menegakan hukum dilihat juga sisi kemanusian. Banyak kok kasus yang lebih berat dari itu," paparnya.
Dewi berharap nenek Asyani dapat bebas dari segala tuntutan hukum. Asyani, lanjut Dewi, jika telah dibebaskan harus diberi pembinaan dan pemahaman.
"Kan mereka menganggap di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Mereka menggap itu tanah dia. Dia nggak bisa makan. Dia ambil kayu itu kan cuma masalah pemahaman," tandas Dewi.
Asyani sempat meringkuk di sel tahanan sejak 15 Desember 2014. Nenek itu dijerat pasal 12 juncto pasal 83 UU Nomor 18 tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Hakim pun akhirnya mengabulkan penangguhan penahanan kepada Asyani pada 16 Maret lalu. Sementara, proses persidangan Asyani di Pengadilan Negeri Situbondo tetap berlanjut.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Sentil Realita Seorang Ibu di Indonesia, Arumi Bachsin Minta Jangan Abaikan Kebahagiaan Perempuan
-
Geger Dewi Yull Sebut Perselingkuhan Bisa Dimaafkan, Penjelasannya Seperti Ini
-
Mata Dewi Yull Cuma Berfungsi Satu, Begini Awal Ceritanya
-
Aktif Beraktivitas di Usia 64 Tahun, Dewi Yull Bahas Tentang Parenting Hingga Job Bernyanyi
-
Dewi Yull Kenang Jasa Titiek Puspa dalam Hidupnya, Ternyata Mak Comblangnya dengan Ray Sahetapy
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Angkat Kearifan Lokal, Film Timun Mas in Wonderland Siap Hadir di Bioskop
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?