Suara.com - Desainer Hengky Kawilarang merasa tinggal di dalam penjara seperti pesantren. Dia mengaku telah menamatkan bacaan Alquran sepanjang bulan Ramadan dan bisa menjalankan salat tarawih secara berjamah.
"Seperti di pesantren puasa nggak ada yang batal. Taraweh berjamaah, bisa khatam Alquran dan lain-lain," ujar Hengky usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2015).
Desainer langganan para selebriti ini juga terpaksa menjalani ibadah Hari Raya Idul Fitri di lingkungan penjara. Hengky tetap bisa bahagia karena keluarganya datang membesuk dirinya di penjara di lebaran hari ketiga dengan membawa makanan kesukaannya.
"Dijenguk orangtua, mereka bawa makan kesukaan saya kayak ikan pesmol. Mama saya tahu kesukaan saya," katanya.
Hengky ditangkap petugas Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 1 April 2015 atas kasus penggelapan arisan berdasarkan laporan Ina Soviana atau dikenal Jeng Ana pada 13 Agustus 2014.
Hengky dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara. Dia menggelar arisan yang diikuti 16 peserta dengan besaran Rp50 juta per orang. Jeng Ana sendiri ikut dua nomor dengan menyerahkan Rp100 juta kepada Hengky.
Hengky sempat menjanjikan kepada Jeng Ana mendapat arisan terakhir pada April 2014 dengan besaran Rp1,5 miliar. Namun, uang itu tidak pernah diserahkan kepada Jeng Ana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kaum 'Mager' Merapat, Ada Lomba Rebahan Berhadiah Rp5 Juta
-
Mimpi Buruk di Hari Bahagia: Pengantin Pria Lari Tinggalkan Istri Saat Doa Nikah Berlangsung
-
Kagumi Burgerkill dan DeadSquad, Dubes Swedia Sebut Drummer Metal Indonesia Salah Satu yang Terbaik
-
Dituding Tak Ada Andil di Rumah Mewah Sarwendah, Ruben Onsu Menohok Beri Kode Penghasilannya
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Teuku Ryan Kewalahan Perankan Pengacara Narsis dan Bermuka Dua di Istiqomah Cinta
-
Tragis! Jenazah Anak Perempuan Ditinggalkan dengan Surat Haru, Warga Gotong Royong Urus Pemakaman
-
Viral! Mama Papua Kecewa, Suara dan Wajahnya Dipakai Tanpa Izin di Film Pesta Babi