Suara.com - Pengacara kondang Elza Syarief menjadi saksi dalam sidang gugatan praperadilan Farhat Abbas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2015). Farhat mempraperadilkan Polda Metro Jaya terkait penetapan dirinya sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik Ahmad Dhani.
Dalam keterangannya, Elza menyebut bahwa kuasa hukum Dhani, Ramdan Alamsyah sempat minta Rp1 miliar agar bisa damai.
"Farhat sudah ke kuasanya, Ramdan. Dan Farhat meminjam uang (ke saya). Dia duitnya dua ratus (juta), diminta uangnya satu miliar, saya nggak bisa minjemin. Itu faktanya," kata Elza usai sidang.
Elza juga menyebut sebenarnya Dhani sudah memaafkan Farhat. Makanya dia heran mengapa kasus ini masih bergulir. Bahkan berkas Farhat sudah dinyatakan P21 atau lengkap.
"Saya tadi juga menjelaskan kami sudah berusaha untuk mendamaikan. Bikin surat, melalui Lydia Wongso (kuasa hukum Dhani) dan konferensi pers. Kemudian Dhani sudah memaafkan," ujarnya.
Sebelumnya, Farhat mengajukan gugatan praperadilan namun tidak diterima hakim PN Jakarta Selatan. Mantan suami Nia Daniaty itu kembali mengajukan praperadilan lagi karena bersikukuh tak merasa bersalah.
Menurut Farhat, kicauannya di Twitter soal kecelakaan Dul, putra ketiga Dhani, bukan sebagai penghinaan melainkan kritik sosial. Farhat berkilah punya kapasitas berkomentar karena ia merasa masih kuasa hukum Maia Estianty, mantan istri Dhani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987