Suara.com - Farhat Abbas dikabarkan saat ini masih menjalani pengobatan indikasi penyakit liver di Singapura. Sehingga dia tak bisa menghadiri sidang praperadilan penetapan dirinya oleh Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik musisi Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Selasa (22/9/2015).
Menanggapi keberadaan Farhat di luar negeri, Dhani diwakili kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah meminta agar polisi segera menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO). Sebab, Farhat sudah tiga kali mangkir dari panggilan saat polisi hendak melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.
"Maka kami duga kuat dia kabur. Kenapa kabur sih? Kalo jantan dan berani, dia harus hadir," kata Ramdan ditemui di PN Jakarta Selatan.
Ramdan meyakini kepergian Farhat ke Singapura memang bukan untuk berobat. Ada bukti yang menjelaskan Farhat dalam keadaan sehat.
"Saya dikirimkan foto dari Singapura, melihat bersangkutan di salah satu mal di sana," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987