Suara.com - Tak ada yang abadi di dunia ini, termasuk pertemanan dan kekompakan. Mungkin ini yang menjadi suguhan utama di film Captain America : Civil War atau Captain America 3. Sebelumnya, satu sama lain saling menghormati dan punya visi misi yang sama dalam menjaga stabilitas keamanan di muka bumi.
Berawal dari insiden internasional setahun lalu, aksi pasukan Avengers selanjutnya dianggap merugikan warga sipil dan berbahaya. Maka muncul lah tekanan politik yang mengharuskan mereka tunduk pada auturan PBB.
Aturan itu berada di dalam perjanjian Sokovia. Fungsinya agar pasukan Avengers tak seenaknya unjuk gigi dengan segala kemampuan yang dipunya. Mereka baru bisa keluar setelah mendapat keputusan dari sebuah badan khusus.
Sayangnya, aturan ini tak memperoleh satu suara di kalangan Avengers. Kemudian lahir lah dua kubu, yakni yang dipimpin oleh Tony Stark/Iron Man (Robert Downey Jr) dan kubu lainnya dipimpin Steve Rogers/Captain America (Chris Evans).
Stark setuju dengan aturan tersebut, sementara Rogers sebaliknya. Menurut dia, pasukan Avengers tak bisa ditekan oleh siapapun termasuk pemerintah. Sang Kapten Amerika ingin pasukannya tetap independen. Perang urat saraf pun tak bisa terhindar.
Meski perselisihan utama melibatkan dua kubu, perang ini tak lepas dari dendam kesumat Iron Man terhadap Bucky Barnes/Winter Soldier (Sebastian Stan). Bucky yang dituduh pemerintah sebagai biang keladi kerusuhan di tempat penandatanganan perjanjian Sokovia menjadi target tangkapan Stark.
Di sisi lain, Bucky tentu saja dibela sang kapten karena merupakan salah satu anggota di kubunya. Perang besar pun terjadi. Selain Bucky, di balik perang ini juga ada campur tangan Helmur Zemo (Daniel Bruhl) yang sudah lama menyimpan dendam terhadap pasukan Avengers.
Pertempuran antara teman memberikan emosi tersendiri bagi penonton. Duet arsitek Anthony Russo dan Joe Russo mampu menghidupkan cerita sepanjang durasi. Russo brothers juga cerdas memvisualisasi akhir cerita yang ditulis oleh Christopher Markus dan Stephen McFeely.
Judul : Captain America: Civil War
Sutradara : Anthony Russo dan Joe Russo
Pemain Evans : Robert Downey Jr, Scarlett Johansson, Sebastian Stan, Anthony Mackie, Don Cheadle, Jeremy Renner, Chadwick Boseman, Paul Bettany, Elizabeth Olsen, Paul Rudd, Tim Holland, Emily Van Camp dan Daniel Bruhl
Produksi : Marvel Studios
Tayang di Indonesia : 27 April 2016
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam