Suara.com - "Jason Bourne", film terbaru franchise "Bourne" yang dibintangi aktor kawakan Hollywood, Matt Damon, meledak di pasaran bioskop Cina. Di hari perdana pemutarannya, film ini langsung meraup pendapatan lebih dari 74 juta Renminbi atau sekitar Rp147 miliar. Namun, ternyata tidak semua penonton puas, khususnya dengan efek tiga dimensi (3D) yang ditawarkan film ini.
Para penonton mengeluhkan efek-efek 3D film ini yang mereka klaim membuat mereka pusing, mual, dan tak nyaman. Tampaknya, beberapa gaya pengambilan gambar yang dipakai Paul Greengrass, sutradara film ini, tak terlalu nyaman apabila disaksikan dalam format 3D.
"Ada antrean orang yang muntah di kamar mandi bioskop yang saya datangi kemarin... Saya tidak membesar-besarkan hal ini," kata seorang pengguna media sosial Weibo, seperti dilansir oleh Quartz.
Masalahnya tak sampai di situ. Jika penikmat film di negara-negara lain menyaksikan "Jason Bourne" dalam format dua dimensi (2D), sebagian besar penonton di Cina terpaksa menonton film ini dalam format 3D. Sejauh ini, seperti dikutip Beijing News, hanya 8 dari 149 bioskop di Beijing yang memutar "Jason Bourne" dalam format 2D, sedangkan sisanya 3D. Sementara itu, di Shanghai, hanya 9 dari 174 saja yang menyediakan format 2D.
Para pengelola bioskop memang lebih suka menyediakan format 3D ketimbang 2D. Pasalnya, selama ini penonton lebih menyukai format 3D. Di samping itu, pengelola bisa mematok harga yang lebih tinggi untuk tiket film 3D. Harga tiket film 2D hanya 30 Renminbi atau sekitar Rp60 ribu, sedangkan tiket 3D bisa dijual dengan harga dua kali lipat.
Lansiran Shanghaiist, film ini memang dibuat hanya dengan format 2D, dan diubah menjadi format 3D melalui proses pascaproduksi. Lewat Weibo, Universal Pictures, selalu distributor "Jason Bourne", mengatakan akan bekerjasama dengan distributor lokal untuk memungkinkan lebih banyak pemutaran format 2D.
Sejumlah penonton pun dikabarkan melakukan protes di sebuah bioskop di Beijing, Kamis lalu. Mereka menuntut agar uang tiket mereka dikembalikan. (Shanghaiist)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock