Suara.com - Ridho Rhoma menjalani rehabilitasi medis di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur, sejak 3 April 2017.
Meski berada di RSKO, statusnya masih sebagai tersangka penyalahgunaan zat amfetamin jenis sabu.
Pengacara Ridho, Achmad Cholidin mengatakan jika putra musisi dangdut Rhoma Irama itu berada di RSKO hanya bersifat sementara.
"Jadi baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun hakim berhak meminta si pelaku untuk dimintakan rehab. Sifatnya masih sementara. Nanti soal berapa lamanya itu kita tunggu putusan pengadilan," kata Achmad Cholidin di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2017).
Sementara itu, Achmad juga mengatakan bahwa mungkin saja hakim pengadilan memberikan vonis Ridho tetap direhabilitasi di rumah sakit daripada ditahan di rumah tahanan.
"Soal nanti mau direhabilitasi di lembaga swasta atau di rumah sakit milik pemerintah itu nanti tunggu putusan pengadilan juga," kata dia.
Hasil asesmen dari BNN langsung diserahkan ke Penyidik. Jadi, pihak penyidik nantinya akan langsung menyerahkan kepada Kejaksaan. "Hasilnya nanti akan dibuka saat proses persidangan."
Ridho Rhoma ditangkap satuan narkoba Polres Jakarta Barat di lobi hotel Ibiz, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada tanggal 25 Maret 2017 pukul 04:00 WIB dini hari.
Polisi juga mengamankan 0,7 gram sabu sebagai barang bukti termasuk alat hisap atau bong.
Baca Juga: Keakraban Ahok dan Sandiaga Saat Deklarasi Pilkada Damai di Monas
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?