Duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) jadi masa-masa tersulit buat penyanyi Citra Scholastika. Citra yang waktu itu masih tinggal di Yogyakarta mengalami perundungan dari teman-teman sekolah.
"Itu masa tersuram yang pernah Citra rasakan. Waktu itu aku merasa orang yang paling gampang di-bully," kata Citra.
Bentuk perundungan yang dialami bermacam-macam. Diantaranya, dia pernah diasingkan hingga dipermalukan. "Pokoknya disiksa secara mental," ucap dia.
"Satu hari rasanya seperti dilalui satu abad lamanya," kata Citra lagi.
Satu-satunya penyebab Citra dirisak adalah karena penampilannya yang dianggap kurang fashionable alias culun. Bukannya tak mampu berpenampilan trendi, Citra saat itu memang diminta sang bunda untuk fokus saja menempuh pendidikan.
"Orangtua meminta untuk fokus belajar ketimbang sok asyik di sekolah," ucapnya.
Perundungan paling sering datang dari kakak kelas Citra. Mereka, kata si pelantun Everybody Knew ini seperti menjadi penguasa yang selalu menindas.
"Kakak kelas selalu merasa lebih bersikap berkuasa daripada berusaha menjadi penyambut yang teduh kepada adik kelas," ujarnya.
Baca Juga: Unggah Foto Jadul, Tora Sudiro Mirip Andre Stinky?
Ingin mengubah segalanya, Citra waktu itu memutuskan bergabung menjadi anggota OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Tujuannya, bukan untuk balas dendam, melainkan bersuara agar tak ada lagi praktik perundungan di sekolah.
"Dan ketika jadi kakak kelas aku bela-belain jadi OSIS biar punya kesempatan bersuara. Sebisa mungkin bisa meyakinkan adik kelas untuk merasa tidak takut bahwa sekolah tempat yang aman untuk belajar," kata dia.
Cita-cita mulia Citra berhasil. Dia merasa bersyukur pola pikir para senior di sekolahnya akhirnya berubah.
"Gue sebagai kakak kelas ngasih contoh untuk tampil keren nggak perlu sampai mem-bully orang lain, justru kita tunjukin prestasi gitu," ujar Citra [Ismail]
Siapa sangka Prilly Latuconsina dulu pernah dirisak. Pengalaman pahit ini dialami bintang Ganteng Ganteng Serigala itu saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Prilly kena bully karena fisiknya. "Iya (di-bully) soal postur aku yang pendek," katanya.
Mereka yang merundung Prilly adalah kakak kelasnya. Dia mengakui senioritas di sekolahnya saat itu begitu terasa.
Padahal, bagi Prilly, senioritas bukan lah hal perlu dilakukan. Terlebih, kata dia, senior dan junior hanya beda setahun saja.
"Tapi mereka memperlakukan adik kelas kayak di bawah banget," ujarnya.
Berhasil melewati masa-masa itu, Prilly masih dirisak ketika terjun ke panggung hiburan Tanah Air.
Bedanya, bentuk perundungan kali ini tak secara langsung disampaikan, melainkan lewat media sosial.
Prilly bahkan pernah berniat untuk mundur sebagai artis. "Kadang kalau di-bully netizen, 'Udah ah nggak mau jadi artis', capek banget, masak aku nggak salah apa-apa dijudge," katanya.
Perlahan, Prilly mulai tak acuh terhadap risakan yang datang. Dia menganggap sebagai angin lalu saja.
Fans jadi satu-satunya faktor yang bikin Prilly tetap bertahan sampai sekarang dan meraih sejumlah prestasi.
"Karena ada fans 'Jangan dong kita kangen ngeliat film kamu'. Akhirnya semangat lagi buat kerja," ujar Prilly. [Sumarni]
Tag
Berita Terkait
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu
-
Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat
-
Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan
-
Gus Ipul Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang Kedua Serentak di 65 Titik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis