Suara.com - Aktris Atiqah Hasiholan sebut Ratna Sarumpaet sudah lelah berurusan dengan hukum. Karena itu, sang ibu tak akan ajukan banding dan memilih untuk fokus menjalani sisa masa tahanan dengan kegiatan positif.
"(Nggak ajukan banding) ya karena kan itungannya insya Allah nggak lama lagi ya dengan remisi-remisi dan juga usia ibu capek lah," kata Atiqah Hasiholan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (16/7/2019).
Atiqah Hasiholan juga menyebut ibunya kini mudah lelah karena usia. Ratna Sarumpaet yang hari ini tepat berusia 70 tahun itu pun memilih menulis untuk menghabiskan waktunya di penjara.
"Pastinya ada namanya perbedaan pendapat, juga pertimbangan. Cuma dua tahun insya Allah dengan remisi-remisi kan sebentar lagi keluar. Terus ibu juga usianya (sudah senja), dia sih bilang sudah capek saja deh, pengin fokus saja nyelesein bukunya di sisa beberapa bulan terakhir insya Allah," jelas Atiqah Hasiholan.
Buku tersebut nantinya bercerita tentang biografi Ratna Sarumpaet. Saat ini pengerjaannya sedang dalam proses.
"Bukunya memang (menceritakan) dari dia kecil sampai sekarang," tutup Atiqah Hasiholan.
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak semua pembelaan atau pledoi Ratna Sarumpaet saat membacakan replik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019). JPU mengatakan Ratna Sarumpaet telah menyebarkan hoaks hingga menghasilkan keonaran.
Ratna Sarumpaet dituntut dengan enam tahun kurungan penjara. Jaksa menilai terdakwa terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Namun, pada sidang vonis, majelis hakim memutuskan untuk memvonis Ratna Sarumpaet selama dua tahun penjara.
Baca Juga: Ratna Sarumpaet Ultah, Atiqah Hasiholan Ajak Keluarga Tumpengan di Rutan
Berita Terkait
-
Ratna Sarumpaet Ultah, Atiqah Hasiholan Ajak Keluarga Tumpengan di Rutan
-
Ratna Sarumpaet Terima Dipenjara 2 Tahun, Tak Ajukan Banding
-
Atiqah Hasiholan Rayakan Ultah Ratna Sarumpaet di Rutan Polda Metro Besok
-
Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun Bui, Atiqah Hasiholan : Saya Syukuri
-
Peluk Keluarga Usai Divonis 2 Tahun Penjara, Ratna: Nanti Kita Ketemu Lagi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor