Suara.com - Presiden Jokowi telah mengeluarkan keputusan kalau Ibu Kota Indonesia akan dipindah ke Kalimantan Timur. Namun keputusan tersebut malah membuat khawatir artis Amel Carla.
Amel Carla khawatir karena daerah yang dipilih sebagai ibu kota yang baru adalah dua kabupaten yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara.
"Takutnya, kalau yang namanya pembangunan besar-besaran maka akan mengganggu hutan. Kita kan tahu, hutan Kaltim adalah salah satu paru-paru dunia," kata Amel, seperti mengutip dari Antara, Selasa (27/8/2019).
Amel Carla berharap pembangunan ibu kota yang akan berlangsung di kabupaten dekat tempat kelahirannya itu harus memperhatikan dampak yang mungkin akan terjadi.
"Sebelum diputuskan jadi ibu kota saja kan sudah banyak terjadi kebakaran hutan. Tapi aku yakin, kepindahan itu sudah ada perkiraan yang matang," kata Amel yang pernah tinggal di Kaltim sampai usia 3,5 tahun itu.
Amel Carla menuturkan keluarganya sempat tinggal di Kaltim karena mengikuti sang ayah yang berdinas di PT Pupuk Kaltim.
Hingga usia Amel 12 tahun, bintang sinetron Suami-Suami Takut Istri itu mengaku masih sering pulang pergi Kaltim. Dia mengatakan banyak menyimpan memori tentang provinsi itu.
"Memori itu, kalau di Bontang, suka main ke patung yang mirip Patung Merlion di Singapura itu. Kalau di Singapura kan dekat dengan sungai. Kalau ini, ada di sampingnya restoran seafood, enak banget seafood-nya seger-seger," katanya.
Baca Juga: Ada Luka dan Bibir Bengkak, Amel Carla Kenapa?
Pemilik nama asli Amalia Nuril Aqmarina itu juga sering bermain di Taman Dinosaurus untuk bermain-main di Bontang.
"Bontang itu kota kecil. Aku inget kalau sudah jam tujuh malam itu sepi banget. Pusat belanja nggak ada. Ibu pernah cerita, dulu suka ada babi hutan, orangutan masuk rumah karena di belakang masih hutan belantara," ujar cewek 18 tahun ini.
Berita Terkait
-
Minta Maaf Soal Renovasi Mewah, Cincin Blue Sapphire Gubernur Rudy Mas'ud Malah Bikin Gagal Fokus
-
Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah
-
Siapa Rudy Mas'ud sebelum Jadi Gubernur? 3 Kebijakan Kontroversial Bikin Heran
-
Demo Kaltim Dipicu Apa? Ini Fakta Aksi Besar Ribuan Warga 21 April 2026
-
Detik-Detik Mahasiswa Tegur Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud saat Demo, Gara-Gara Main HP
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Mending Negeri atau Swasta? Viral Pria Ini Bongkar Selisih Biaya Rp360 Juta yang Bisa Jadi Aset Anak
-
Viral Debat Panas Bapak-Bapak vs Petugas Saat Kecelakaan KRL, Pertanyakan Sistem Mitigasi KAI
-
Irfan Hakim Ungkap Duka atas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Bagikan Detik-Detik Mencekam dari Lokasi
-
Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso
-
Indonesian Bounce Music Naik Kelas, Primaria Fest 2026 Jadi Panggung Perayaan Generasi Baru
-
Beda Outfit Mulan Jameela di Nikahan Al Ghazali dan El Rumi, Dikritik Gagal Upgrade
-
Usulan Menteri PPPA Arifah Fauzi soal Gerbong Perempuan Dikritik Gilang Dirga Usai Kecelakaan KRL
-
Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget
-
Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini
-
Sebelum Viral Seperti Sekarang, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak di Surabaya