Suara.com - Sutradara Joko Anwar mengungkap rencana pembuatan sekuel, prekuel hingga spin off film Perempuan Tanah Jahanam. Hal itu disampaikan langsung olehnya di M Bloc Live House, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019) malam.
"Saya bisa bilang Perempuan Tanah Jahanam tidak akan berhenti di sini. Mungkin akan ada sekuel, prekuel dan spin off. Karena ini bisa jadi IP (Intellectual Property) yang dari segi IP lengkap. Dunianya, karakternya bisa dikembangkan," ujar Joko Anwar.
"Karena sekrang trennya begitu. Kita bikin film kalau bisa dikembangkan jadi IP berkelanjutan akan dilakukan. Bukan cuma Indonesia tapi luar negeri juga," kata Joko lagi.
Namun, Joko Anwar mengiyakan kalau awalnya film yang dibintangi Tara Basro cs itu tidak dikonsepkan untuk cerita berkelanjutan.
"Iya nggak. Tapi ternyata sambutannya luar biasa, potensinya luar biasa. Karena ceritanya kuat, karakter kuat, dunianya kuat. Orang sekarang percaya ada Desa Harjosari, ada karakter Maya, Rahayu, Nyi Misnih," kata Joko Anwar.
Kini, lelaki 43 tahun ini masih terus mematangkan konsep cerita lanjutan dari Perempuan Tanah Jahanam. Dia sendiri belum tahu apakah akan menggarap sekuel, prekuel atau spin off lebih dulu.
"Jadi sedang dibicarakan. Sekarang masih dikonsepin. Apakah bikin karakter Ratih sendiri atau Maya yang di kota sekarang gimana? Apakah kutukannya berakhir kulitnya mengelupas? Apakah kita bikin cerita dari Tole yang nggak punya kulit terus punya apa nggak? Masih dikonsepin," kata Joko Anwar menuturkan.
Seperti diketahui, Perempuan Tanah Jahanam berkisah soal kutukan yang dialami Desa Harjosari gara-gara Maya (Tara Basro) yang awalnya lahir tanpa kulit. Akhir cerita sendiri memperlihatkan keberhasilan Maya kabur dari desa tersebut untuk kembali ke kota.
Baca Juga: Yah, Nobar Perempuan Tanah Jahanam di Bioskop Senen Batal
Berita Terkait
-
Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell
-
Tembus 2 Juta Penonton dan Tayang di 86 Negara, 'Ghost in the Cell' Buktikan Magis Joko Anwar
-
Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni
-
Joko Anwar Beri Sinyal Garap Film 'Ghost In The Cell' Versi Penjara Perempuan
-
Memaknai Simbol Lagu 'Cicak-Cicak di Dinding' dalam Film Ghost in the Cell
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?