Suara.com - Intan Hardja saat ini diketahui tengah memiliki permasalahan serius dengan Pablo Benua. Intan merasa ditipu, karena lagu yang dibeli dari Pablo rupanya hasil menjiplak dari penyanyi asal Taiwan.
Hingga saat ini, Intan Hardja mengaku dirinya masih menunggu itikad baik dari pihak Pablo Benua. Meski, asistennya sempat mendengar pernyataan yang kurang menyenangkan dari pihak Pablo beberapa waktu lalu.
"Waktu itu sempat ada telepon dari pihak Pablo dan Rey (Rey Utami, istri Pablo). Teleponnya ke asistenku, waktu itu aku nggak sempat ngangkat. Pernyataan yang keluar dari mereka adalah, 'Intan kok lo jahat banget sih, kita lagi di dalam (penjara) lo malah jadiin ini sebuah kasus'. Jadi malah balik gitu. Cuma aku belum sempat ngomong, itu ngomongnya sama asisten," ungkap Intan Hardja, saat ditemui di kawasan Kapyen P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).
Intan Hardja pun menyayangkan reaksi Pablo Benua atas kemalangan yang menimpa dirinya. Dalam hal ini, Intan merasa ia adalah pihak yang dirugikan karena lagu yang dibelinya dari Pablo kena cekal.
"Aku cuma mau bilang kalau mereka malah balik marah ke aku, itu salah banget sih ya. Aku sudah berbaik hati untuk tidak membuat kasus ini besar terhadap mereka. Tidak menuntut, tidak bawa ke jalur hukum, masih nunggu itikad baik. Jadi kalau pihak sana malah marah, menurutku itu sinyal untuk tahu ke depannya mau maju atau gimana," sambungnya.
Sementara itu, Intan Hardja mengaku bahwa ia tak ingin banyak menuntut apapun dari suami Rey Utami tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya ingin agar Pablo bisa mempertanggungjawabkan hal tersebut secara moril.
"Kalau pengembalian uang ya itu sih kalau bisa alhamdulillah, kalau nggak aku sudah mengikhlaskan. Paling penting adalah tanggung jawab secara moril, penjelasan. Apakah benar lagu ini lagu saduran. Oke miripnya memang mirip banget, tapi tahu deh dia gimana kan ngedapetinnya gimana. Perlu aja diklarifikasi," kata Intan Hardja.
Baca Juga: Intan Hardja Belum Siap Beberkan Alasan Copot Hijab
Berita Terkait
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Melki Bajaj Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Pengacara Korban Minta Segera Klarifikasi
-
Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
-
Pablo Benua dan Istri Dilaporkan ke Bareskrim, Kasus Apa?
-
Lisa Mariana Tuai Kecaman karena Pede Ngobrol di Podcast sambil Merokok
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional
-
Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan
-
Review Film Pelangi di Mars: Visual Berkelas Karya Anak Bangsa, Meski Menyimpan Satu Teka-teki
-
Rambutnya Dibikin Rusak Hair Stylist, Nirina Zubir Berharap Tak Ada Korban Lagi
-
Baru Dibongkar, Ada Lantunan Al Fatihah di Lagu Demi Waktu Milik Ungu
-
'Jebakan' Fanny Ghassani Bikin LDR dengan Suami Selama 7 Tahun
-
Polemik Mobil Tamu Pemkot Samarinda: Biaya Sewa Rp7,3 Miliar Jadi Sasaran Amuk Warganet
-
Sinopsis Bait, Riz Ahmed Berjuang Jadi James Bond di Series Komedi Baru Prime Video
-
Teror Air Keras, Andrie Yunus Sempat Diberi Peringatan: Nama Kita Masuk Daftar
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami