Suara.com - Intan Hardja melayangkan somasi ke pihak Pablo Benua hari ini, Kamis (14/11/2019) di Polda Metro Jaya. Ditemani kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, Intan menyebut tenggat waktu seminggu yang telah ia berikan ke Pablo telah habis.
"Hari ini aku mencoba melayangkan somasi aja ke Pablo. Karena ingin meminta klarifikasi beliau apakah lagu ini benar beliau ciptakan," kata Intan Hardja, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).
Sunan Kalijaga selaku tim kuasa hukum juga menyebut sikap Pablo Benua membuat kliennya rugi materiil dan imateriil karena tak kunjung memberi penjelasan. Apalagi, Intan Hardja baru ingin berkarier di dunia musik.
"Ya yang pasti klien kami mengalami kerugian baik materiil maupun imateriil. Jadi menyanyi baru tampil tapi sudah mendapat hal kurang baik, yaitu lagunya di-suspend karena diduga kuat lagu yang dibawakan dari hasil membeli karya itu dari Pablo yang diduga menjiplak," jelas Sunan Kalijaga.
Intan Hardja berharap, dengan adanya somasi ini pihak Pablo Benua memberi penegasan status lagu tersebut. Selain itu, Intan berharap ada bukti hak cipta lagu sehingga ia tak perlu melanjutkan kasus ini ke ranah hukum mengingat Pablo masih terjebak kasus hukum yang lain.
"Aku sih masih berharap lagu ini bukan saduran. Kalau memang benar berarti kan aku dan tim kuasa hukum tinggal minta aja hak ciptanya, sudah," ujarnya.
Sebelumnya, Intan Hardja diketahui mendapat teguran dari pihak YouTube karena lagunya yang berjudul "Ku Ingin Sendiri" dinilai menjiplak lagu milik Jay Chou musisi Taiwan yang berjudul "Zul Chang De Dian Ying". Alhasil, lagunya yang sudah diunggah harus diturunkan secara paksa oleh pihak YouTube beberapa hari setelah penayangan. Padahal, ia telah membeli lagu tersebut dari Pablo Benua seharga puluhan juta rupiah.
Baca Juga: Awal Mula Intan Hardja Beli Lagu Pablo Benua yang Diduga Hasil Plagiat
Berita Terkait
-
Gebrakan Pablo Benua: Donasi Rp1 Miliar untuk Bangun Sekolah Hukum di Indonesia Timur
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Melki Bajaj Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Pengacara Korban Minta Segera Klarifikasi
-
Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
-
Pablo Benua dan Istri Dilaporkan ke Bareskrim, Kasus Apa?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta