Suara.com - Pedangdut Ratu Meta menolak berdamai dengan seorang pemilik akun Instagram yang diduga sebagai kakak dari mantan istri siri suaminya, Eddy Faisal. Dia ingin orang yang menyebutnya sebagai pelakor (perebut sumi orang) diadili.
"Saya akan tetap proses hukum. Harus dong (penjarakan) kalau saya bicara soal dipenjarakan, saya serahkan semuanya kepada lawyer saya dan serahkan kepada hukum," kata Ratu Meta saat ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2019).
Menurut Ratu Meta, pelaku sudah menghapus komentar di Instagram setelah dirinya resmi membuat laporan di Polda Metro Jaya. Beruntung, komentar kasar itu sudah lebih dulu di-capture oleh Ratu.
"Setelah saya proses keesokan harinya dia memblokir Instagram saya, dan saya liat lagi dikomentar sudah tidak ada. Tapi yang namanya digital segimana kamu mau hapus datanya pasti bakal ketahuan orang kita ada screenshootnya," ujar Ratu Meta.
Hal senada diungkapkan Henry Indraguna kuasa hukum Ratu Meta. Dia mengatakan seharusnya pemilik akun tak perlu menghapus komentarnya jika merasa tak bersalah.
"Kalau kamu dihapus ya berarti sudah terlihat dan patut diduga. Jejaknya masih ada sudah kita simpan kok," ujar Henry.
Henry menegaskan hingga saat ini kliennya menolak berdamai dan memilih jalur hukum sebagai penyelesaian masalah.
"Nah sampai saat ini, di kasus ini Ratu Meta tidak mau berdamai. Karena sudah dirugikan nama baiknya. Karena sudah berapa ribu orang yang melihat Ratu Meta dicap sebagai pelakor," ujar Henry.
Baca Juga: Dituduh Pelakor, Ini Kerugian yang Dialami Ratu Meta
Sebelumnya pada Selasa (26/11/2019), Ratu Meta melaporkan sebuah akun Instagram yang diduga milik kakak mantan istri sirinya terkait tuduhan pencemaran nama baik. Dia tak terima disebut pelakor oleh akun tersebut.
Laporan ini juga sebagai buntut dari kisruh rumah tangga Ratu Meta dan Eddy Faisal. Ratu menggugat cerai Eddy di usia pernikahannya yang masih dalam hitungan bulan.
Tag
Berita Terkait
-
Mediasi Kasus KDRT di Kepolisian Mentok, Ratu Meta Mantap Gugat Cerai Suami
-
Ditinggal Pergi Suami Usai Jadi Korban KDRT, Ratu Meta: Ceraiin Saya Aja
-
Ratu Meta Dipukul Suami di Depan Anak yang Masih Kecil
-
Ratu Meta Seret Suami ke Polisi Buntut Kasus KDRT
-
Ratu Meta Babak Belur Akibat KDRT, Suami Juga Diduga Telantarkan Anak
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Geser Singapura, Hong Kong Jadi Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II 2026
-
HP Bukan Pengasuh: Jangan Biarkan Gadget Mendidik Anak Sendirian
-
Di Mana Membeli HP Murah Secara Online? Ini 6 Toko Tepercaya dan Ada Garansi Resmi
-
Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS
-
Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
-
Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia
-
IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran