Suara.com - Aktor Joaquin Phoenix memberikan pidato yang mengesankan ketika dinobatkan sebagai aktor terbaik dalam ajang Oscar 2020. Dia menang berkat perannya sebagai Arthur Fleck dalam film Joker.
"Kita harus terus menggunakan suara kita untuk mereka yang tidak bersuara. Saya telah banyak berpikir tentang beberapa masalah menyedihkan yang kita hadapi secara kolektif," ujar Joaquin Phoenix dari atas panggung.
Selanjutnya, dia juga bicara soal keseteraan gender hingga hak-hak hewan.
"Kita berbicara tentang perang melawan ketidakadilan. Kita berbicara tentang perjuangan melawan kepercayaan bahwa satu bangsa, satu orang, satu ras, satu jenis kelamin atau satu spesies memiliki hak untuk mendominasi, mengendalikan dan menggunakan dan mengeksploitasi yang lain dengan impunitas," tutur Joaquin Phoenix.
"Kita merasa berhak untuk menginseminasi sapi secara artifisial, dan ketika dia melahirkan, kita mencuri bayinya, meskipun tangisan kesedihannya tidak salah lagi. Kemudian, susunya yang seharusnya untuk anaknya malah kita taruh di kopi dan sereal kita," imbuhnya lagi.
Karena itu, lelaki 45 tahun ini meminta agar semua orang mulai peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Kita dapat menciptakan, mengembangkan, dan menerapkan sistem perubahan yang bermanfaat bagi semua makhluk dan untuk lingkungan," ucapnya.
Terlepas dari itu, dia tetap bersyukur bisa ditunjuk sebagai aktor terbaik. Dia berterima kasih atas prestasi tersebut.
"Saya telah menjadi bajingan dalam hidup saya. Saya sudah egois. Kadang-kadang saya kejam, sulit diajak bekerja sama dan tidak tahu berterima kasih, tetapi begitu banyak dari Anda di ruangan ini yang memberi saya kesempatan kedua," kata Joaquin Phoenix.
Baca Juga: Berjaya di Oscar 2020, Tim Film Parasite: Terima kasih Penonton Korea!
Dalam kategori tersebut, dia berhasil mengalahkan para nominasi lainnya yakni Antonio Banderas (Pain and Glory), Leonardo DiCaprio (Once Upon a Time in Hollywood), Adam Driver (Marriage Story) dan Jonathan Pryce (The Two Popes).
Berita Terkait
-
Paramount Pictures Berani Lawan Arus, Kecam Aksi Boikot Israel yang Didukung Ratusan Aktor Ternama
-
Intip Trailer Resmi Eddington, Film Terbaru A24 yang Bertabur Bintang
-
Ulasan Film Beau is Afraid, Gambarkan Paranoid dengan Sentuhan Surealis
-
Turunkan Berat Badan Demi Peran, Joaquin Phoenix Kapok Jalani Diet Ekstrem?
-
5 Fakta Menarik Joker: Folie Deux, Tayang Oktober 2024
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Foto Para Balita di Little Aresha Diikat dan Dibiarkan Telanjang Bikin Publik Marah
-
Jadwal Siaran Langsung Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju di SCTV Besok
-
Bikin Surat Kuasa Sebelum ke Mesir, Syekh Ahmad Al Misry Diduga Tahu Kasusnya Bakal Membesar
-
Berawal dari Nurani, Penyiksaan Balita di Little Aresha Terbongkar di Tangan Pengasuh Baru
-
Dituding Bohongi Publik, Ria Ricis Disentil Soal Operasi Hidung Berkedok Sinus
-
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 yang Ukir Sejarah Baru
-
Teka-teki Wali Nikah Syifa Hadju, Ayah Kandung Hadir atau Pakai Wali Hakim?
-
Mengenal Habib Mahdi Alatas, Sosok Lantang Suarakan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
-
Heboh Ustaz Maulana Sebut Nabi Muhammad Nikahi Maryam Ibunda Nabi Isa di Surga, Dalilnya Sahih?
-
Ahmad Dhani Diduga Respons Maia Ungkit Luka Lama di Siraman El: Anak Laki-Laki Milik Ayahnya