Suara.com - Dalam sidang kasus penceraman nama baik Angel Lelga, dua wartawan Febri dan Sekar dihadirkan sebagai saksi. Keduanya ikut dalam penggerebekan yang dilakukan Vicky Prasetyo di rumah istrinya sendiri saat itu.
Usai sidang, pengacara Vicky Prasetyo, Ramdan Alamsyah mengaku kembali menemukan kejanggalan. Dia bilang, bahwa saat menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP), Febri tak datang ke kantor polisi. Febri hanya melakukan tanda tangan melalui scan yang kemudian dikirim melalui email.
"Ada beberapa BAP yang ditandatangani bukan di tempat yang semestinya. Bahkan ditandatangani melalui scan dan dikirim melalui via email," kata Ramdan Alamsyah, ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2020).
Ramdan menegaskan, pernyataan tersebut diucapkan langsung oleh Febri yang telah di sumpah terlebih dahulu dalam persidangan.
"Itu kembali bukan kami yang bicara, itu adalah ungkapan, pernyataan, dan kesaksian dari saksi sendiri dalam ruang sidang tadi," ujar Ramdan Alamsyah.
Selain itu, Ramdan mengatakan bahwa soal tuduhan kepada Vicky Prasetyo terkait tayangan program infotainment Silet dan Insert yang menyebut kliennya menyebarluaskan video penggerebekan tidak lah benar.
"Klien kami, Vicky Prasetyo dituduhkan orang yang menyebar luaskan (video). Ini sudah secara kasat mata, sudah secara fakta, kalau kami mengatasnamakan kuasa hukum, bahwa tuduhan dari jaksa tidak mendasar," kata Ramdan menegaskan.
"Tuduhan dari pada jaksa tidak dapat dibuktikan oleh saksinya sendiri. Ini sudah sangat jelas bahwa tidak benar tuduhan tersebut," imbuhnya.
Sebelumnya, kata Ramdan Alamsyah, kejanggalan juga ditunjukkan ketika Ketua RT dan istrinya menjadi saksi dalam sidang pekan lalu.
Baca Juga: Masya Allah Syekh Ali Jaber Lindungi Penusuk, Gisel-Ayah Beda Agama
Saat itu, Nani Puspita sebagai istri Ketua RT mengaku tidak menjalankan BAP di kantor polisi. Ia cuma dimintai tanda tangan di atas kertas dan diminta oleh pembantu Angel Lelga.
Kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Vicky Prasetyo ini merupakan buntut dari penggerebekan di rumah Angel yang dilakukannya pada 19 November 2018.
Vicky Prasetyo menggerebek rumah Angel yang saat itu masih menjadi istrinya dengan membawa pekerja infotainment.
Saat penggerebekan, Angel Lelga berada di dalam kamar bersama Fiki Alman. Vicky akhirnya melaporkan Angel atas tudugan dugaan perzinaan.
Merasa difitnah, Angel Lelga melaporkan balik Vicky ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan pengerusakan.
Laporan Vicky dihentikan karena dinilai polisi tak punya bukti kuat. Sebaliknya, laporan Angel jalan terus hingga ada penetapan tersangka dan disidangkan sampai sekarang.
Belum selesai sampai di situ, keluarga Vicky baru-baru ini melaporkan Angel Lelga ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik. Mereka tak diterima disebut penipu oleh Angel.
Berita Terkait
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Debat Panas di Rosi Soal Makar, Gaya Ngomong Ulta Levenia Disebut Mirip Vicky Prasetyo
-
Jadi Ketua DPRD Termuda Gowa, Kemampuan Bicara Fahmi Adam Bikin Geleng-Geleng
-
Vicky Prasetyo Diduga Belum Kembalikan Modal Kampanye Rp700 Juta, Berujung Laporan ke Polisi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi