Suara.com - Ajang pencarian bakat penyanyi dangdut Bintang Suara mendapat peserta spesial. Dia adalah Maharani, perempuan yang telah mengikuti hampir seluruh ajang pencarian bakat di televisi.
Perempuan 25 tahun ini menamai dirinya dengan nama panggung Princess Maharani. Sejak 2018 ia gencar mengikuti berbagai ajang pencarian bakat di Tanah Air, namun tak ada satu pun yang lolos.
Ada pula ajang pencarian bakal yang telah diikuti di antaranya, The Next Boy/Girl Band season 2, Kilau DMD, KDI, Digoyang, Pop Academy, Liga Dangdut Indonesia.
"Nggak pernah lolos. Saya juga bingung ya, saya mengikuti audisi tahun 2010 ya, yang Kilau DMD ini saya masuk panggung jadi icon Kilau DMD tapi untuk masuk finalis belum pernah hanya masuk ke acara panggung atau live," kata Maharani kepada Suara.com, Kamis (21/1/2021).
Ketertarikannya kepada dunia tarik suara berawal dari hobinya yang suka joget. Sempat menjadi penonton bayaran, perempuan asal Sumatera ini mencoba peruntungannya dengan mengikuti berbagai audisi ajang pencarian bakat.
"Suka joget sih (alasan ikut ajang pencarian bakat). Sejak saya di Jakarta. Jadi dari penonton bayaran itu kan ada joget-joget, nah sejak itu saya bawa happy aja. Bodo amat apa kata orang yang penting saya happy. Dari situ mengikuti audisi The Nex Boy/Girl Band season 2," ungkapnya.
Lucunya, Maharani mengakui dirinya tidak bisa bernyanyi. Namun hal itu tak menghentikannya ikut dalam berbagai audisi ajang pencarian bakat demi mewujudkan mimpinya menjadi penyanyi.
"Saya audisi dari awal nggak bisa nyanyi sama sekali. Saya hanya bisa nyanyi waktu itu ikut The Next Boy/Girl Band season 2 itu hanya bisa nyanyi 'Pergi Pagi Pulang Pagi'," ujarnya.
Baca Juga: Apresiasi Ajang Bintang Suara, Kriss Hatta: Bagus Banget, Aku Setuju
Gagal berkali-kali, Princess Maharani tak putus asa. Bermodalkan nekad, ia terus mengikuti berbagai ajang pencarian bakat di dunia tarik suara.
"Iya (modal nekad), hehe. Alhamdulillah dari yang tadinya nggak bisa nyanyi, nggak bisa joget, saya sudah bisa ngapalin beberapa lagu termasuk lagu Jawa," imbuhnya.
Ditambahkannya, kali ini dia optimistis lolos audisi dalam ajang pencarian bakat Bintang Suara. Selain mewujudkan mimpinya menjadi penyanyi, dia berniat membawa nama besar Bintang Suara hingga ke kancah internasional.
"Optimis sih. Saya juga berusaha terus. Optimis dapat panggilan atau nggak, yang penting Maharani sudah berusaha semaksimal mungkin. Sudah persiapan ngapalin lagu selama ini," katanya.
"Saya akan berlatih lebih lagi. Saya akan tunjukkan bahwa saya bisa dan saya akan berusaha agar Bintang Suara nggak dikenal hanya di sini (Indonesia) tapi dikenal juga sampai ke luar negeri kalau memang Tuhan mengizinkan," tutur Princess Maharani.
Pendaftaran Bintang Suara sendiri sudah dibuka sejak 20 Desember 2020 lalu, dan akan ditutup pada 31 Januari 2021 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termasuk Tertinggi di Asia Tenggara, Ternyata Ini Penyebabnya
-
My Troublesome Star: Menggugat Stigma Usia Perempuan dalam Industri Hiburan
-
11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil
-
Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU
-
Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor
-
Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?
-
Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
-
51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang
-
Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza
-
Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus