Suara.com - Berkas perkara kasus Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Nindy Ayunda terhadap mantan suaminya, Askara Parasady Harsono sudah nyatakan lengkap atau P21.
Hal itu disampaikan Dicky Muhammad selaku kuasa hukum Nindy Ayunda saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/6/2021).
"Jadi tadi baru dengar kabar udah P21 tinggal nunggu tahap 2 untuk selanjutnya berkas kirim ke Pengadilan agar dipersidangkan," ujar Dicky Muhammad, Senin 14 Juni 2021.
Nindy Ayunda yang sudah mendengar kabar itu mengaku senang. Ia memuji pihak kepolisian yang bergerak cepat menindaklanjuti laporannya.
“Sudah saya infokan Bu Nindy bahwa perkara yang ada di Polres Jakarta Selatan itu sudah P21. Responsnya cukup senang karena aparat penegak hukum dapat berjalan sebagaimana tugas yang dimandatkan sesuai KUHAP,” ungkapnya.
Atas dugaan tindak KDRT itu, Askara Parasady Harsono terancam hukuman penjara 5 tahun.
"Pasal yang disangkakan Pasal 44 ayat 1 dan ayat 4. Kalau nggak 6 atau 5 tahun. Kalau ayat 4 hitungan bulan saja (hukuman), " imbuh Dicky.
Akhir 2020, Nindy Ayunda melaporkan Askara atas dugaan KDRT. Dalam pengakuannya, dia sudah mengalami kekerasan sejak 2018.
Pemicunya adalah sikap suami yang tempramental. Hal itu diperparah sejak Askara ketahuan selingkuh dan kerap memukul Nindy Ayunda.
Baca Juga: Adu Pesona Nikita Mirzani vs Nindy Ayunda, Single Parent yang Tak Saling Kenal
Sudah tak tahan, Nindy Ayunda memilih mengajukan gugatan cerai pada awal Januari 2021. Di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, gugatan Nindy Ayunda sudah dikabulkan.
Namun, Askara lewat kuasa hukumnya telah ajukan banding atas putusan tersebut.
Askara sendiri baru saja divonis 9 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada hari ini. Dia dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal.
Berita Terkait
-
Tak Kalah dari Nindy Ayunda yang Nikah Lagi, Mantan Suami Gandeng Pengusaha Cantik
-
Tak Lagi Ngumpet-ngumpet, Nindy Ayunda Tegas Sebut Dito Mahendra Suaminya
-
Antusiasme Hangat untuk Musikal Untuk Perempuan: Tiga Pertunjukan Sold Out, Ratusan Hati Tersentuh
-
Lewat Musikal Untuk Perempuan, ASKARA Rayakan Perempuan Seutuhnya
-
Drama Musikal Tentang Persahabatan Tiga Perempuan: Merayakan Keberadaan Mereka di Sekitar Kita
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat