Suara.com - Boyband asal Korea Selatan, Bangtan Boys alias BTS resmi membatalkan tur konser Map of the Soul. Hal itu diungkap oleh pihak agensinya, Big Hit Music.
"Perusahaan kami telah bekerja keras untuk melanjutkan persiapan BTS Map of the Soul Tour, mengetahui bahwa semua penggemar telah menunggu dengan penuh semangat dan lama untuk tur," kata Big Hit Music sebagaimana dilansir dari Soompi pada Jumat (20/8/2021).
"Namun, karena perubahan keadaan di luar kendali kami, menjadi sulit untuk melanjutkan pertunjukan pada skala dan waktu yang sama seperti yang direncanakan sebelumnya. Oleh karena itu kami harus mengumumkan pembatalan BTS Map of the Soul Tour," sambungnya lagi.
Tur konser ini sebetulnya dijadwalkan dimulai awal 2020. Hanya saja kemudian ditunda lantaran adanya pandemi Covid-19.
"Konser tur di Seoul sebelumnya dibatalkan pada Februari tahun lalu, diikuti oleh penundaan di Amerika Utara pada Maret. Tanggal di Eropa dan Jepang ditunda sebelum dimulainya penjualan tiket di wilayah tersebut," terangnya.
"Kami menyesal bahwa kami sekarang harus memberi tahu Anda tentang pembatalan resmi tur," imbuhnya.
Big Hit Music mengatakan bahwa para penggemar yang sudah terlanjur membeli tiket bisa mengklaim proses pengembalian uang.
"Untuk penggemar yang telah memesan tiket untuk pertunjukan Amerika Utara, Anda akan menerima email dari tempat pembelian awal Anda mengenai pengembalian uang," ucap Big Hit Music.
Agensi yang turut menaungi TXT ini pun meminta maaf kepada para ARMY (sebutan fans BTS). Dia berharap ke depannya bisa menyuguhkan tur konser yang lebih menakjubkan.
Baca Juga: 5 Video Klip Kpop Terinspirasi Karya Sastra
"Sekali lagi, izinkan kami untuk menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada semua penggemar yang telah menunggu BTS Map of the Soul Tour dilanjutkan," tutur Big Hit Music.
"Kami sedang bekerja untuk menyiapkan jadwal dan format kinerja yang layak yang dapat memenuhi harapan Anda, dan kami akan memberikan pemberitahuan terbaru sesegera mungkin," tandasnya.
Berita Terkait
-
Jungkook BTS Ukir Sejarah jadi Penyanyi Korea Pertama Masuk Buku Edukasi AS
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
4 Padu Padan OOTD Monokrom ala Suga BTS untuk Daily Style Lebih Stand Out!
-
Usulan JIS Jadi Venue Konser BTS Ditolak, Pemprov Serahkan ke Promotor
-
Ikut Campur soal Lokasi Konser BTS di Jakarta, Pramono Anung 'Kicep' Ditegur Anak
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat