Suara.com - Kabar kurang mengenakkan datang dari selebgram Rachel Vennya. Ia baru-baru ini dituding nyolong dana bansos.
Semua ini berawal dari dirinya yang mendapatkan pekerjaan endorse baju batik saat di Amerika Serikat. Ia pun melakoni dengan baik pekerjaannya, namun lupa untuk posting.
"Jadi pas aku ke US itu, aku ditawarin mau diendorse batik sama temennya kak Denny. Dan aku dikasih info kalau dia mau satu IG foto dan satu IG story. Sorry ya kalau aku sampe gemeteran gini karena aku kalo emosi emang kayak gini," ujarnya.
Klien tersebut pun meminta refund kepada Rachel Vennya. Selebgram 26 tahun ini pun bersedia mengembalikan refund kepada klien tersebut.
"Kalau aku emang mau ambil Rp25 juta itu, aku mendingan dari awal nggak usah sempet-sempetin foto produknya, bikin IG story produknya. Kedua, aku juga udah minta maaf sama dia karena lupa dan aku bersedia juga untuk refund," ungkap Rachel Vennya.
Rachel Vennya pun minta maaf kepada pihak yang dimaksud. Namun, ia justru mendapatkan percakapan soal dirinya yang dituding nyolong dana bansos.
"Cuma yang aku bingung orang ini kayak capture cerita bahwa aku nggak ngembaliin duit Rp 22 juta ke orang yang aku nggak tau siapa. Terus dia bilang aku menyalahgunakan dana bansos. Dan yang nge-DM dia itu verified account. Jadi, aku nggak tau," ujar ibu dua anak ini.
Rachel Vennya pun menegaskan bahwa memang kesalahannya soal lupa posting dan ia sudah bertanggung jawab. Namun, ia tak sudi jika dibilang nyolong dana bantuan sosial. Padahal, segala hal terkait bantuan sosial ia selalu diurus oleh Kitabisa.
"Pokoknya aku minta maaf banget ya karena aku telat ngepost kemarin. Aku akuin itu salah aku dan salah miskomunikasi dari tim aku. Tapi kalau emang aku merugikan orang lain apalagi mengambil hak yang bukan punya aku, aku terima semua somasi yang akan kalian berikan kepadaku," pungkas Rachel Vennya.
Baca Juga: Sering Dicap Selebgram Anti Kritik, Ini Reaksi Rachel Vennya
Wah, Rachel Vennya emosi sampai gemeteran nih dituding nyolong dana bansos. Gimana nih menurutmu?
Berita Terkait
-
Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Awkarin Disindir Cuci Tangan Usai Koar-Koar Mengeluh Harga Lele Mahal di Australia Gegara Inflasi
-
Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU