Suara.com - Pablo Benua dan Rey Utami tergerak mengangkat tema investasi trading bodong di YouTube-nya, setelah mendengar kisah ibu enam anak yang kena tipu.
Pablo Benua dan Rey Utami rupanya gemas dengan kasus investasi bodong yang marak akhir-akhir ini. Pablo dan Rey pun mengungkap borok kasus tersebut di kanal YouTube-nya.
Pablo Benua dan Rey Utami tergerak untuk mengangkat tema investasi bodong bermula dari kasus ibu enam anak, yang baru saja ditinggal suami, melakukan trading. Perempuan bernama Nurjanah itu tergiur dengan profit yang dijanjikan.
Namun karena minimnya ilmu dan informasi mengenai bisnis investasi, bukannya untung, Nurjanah malah mengalami kerugian yang tak kecil.
"Rumah tersebut akhirnya digadaikan di bank oleh ibu itu dan uangnya semua dimasukan ke salah satu perusahaan investasi bodong yang berkedok robot trading. Setelah dia masuk ke sana ternyata terakhir perusahaan robot tradingnya tutup dengan berbagai alasan dan akhirnya sekarang enam anak ibu itu terlantar. Dari situ hati saya tergerak untuk membantu supaya banyak masyarakat tersadar dan tidak ada lagi ibu Nurjanah lainnya," kata Pablo Benua di YouTube.
Untungnya, maraknya kasus investasi bodong ini membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) serta Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) langsung menindaklanjuti perusahaan robot trading ilegal berkedok MLM.
"Dan memang saat ini perusahaan-perusahaan tersebut sedang dinyatakan ilegal bahkan semuanya menutup perusahaannya. Jadi saya bersyukur perjuangan tidak sia-sia sehingga bisa mengedukasi masyarakat," ujar Pablo Benua.
Pablo Benua dan Rey Utami kemudian membagikan tips untuk berbisnis investasi. Menurut Pablo dan Rey, yang paling utama adalah memastikan memastikan keabsahan broker atau perusahaan, yang memang telah mengantongi izin dari institusi terkait yaitu Bappebti.
"Jadi tips pertama cek dulu legalitas dari broker itu apakah memang terdaftar di Bappebti atau tidak itu bisa dicek di websitenya," imbuh Palbo Benua.
Baca Juga: Binary Option Adalah Trading Ilegal, Ini Alasan Pelarangannya
Selain itu, para pelaku investasi juga harus belajar menganalisa. Dengan begitu, para pelaku investasi tahu kapan saat membeli atau menjual.
"Kapan momen harus melakukan buy atau sell itu harus jeli. Keputusan itu diambil juga berdasarkan indikator-indikator yang memang terlihat memungkinkan untuk mengambil posisi. Jadi jangan sampai juga asal-asalan," ucap Pablo Benua.
"Lalu harus punya bekal ilmu, kita harus paham fundamental, mengerti tentang trading itu apa. Lalu trading itu enggak perlu seolah-olah dibungkus dengan MLM. Karena profit yang sesungguhnya adalah dari trading itu sendiri, bukan dapat profit dari ngajak-ngajak orang" kata Pablo melanjutkan.
Pablo Benua tak lupa mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban investasi bodong agar melapor ke pihak berwajib.
"Saya memberikan bantuan hukum gratis bagi masyarakat yang ingin melaporkan perusahaan robot trading ilegal ini dengan cara hubungi saya melalui DM di Instagram di @bangbenua atau email di pablobenua.co@gmail.com, kirimkan kronologi dan bukti transfer serta cantumkan nomor HP yang bisa dihubungi," tutur Pablo Benua.
Berita Terkait
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
Gebrakan Pablo Benua: Donasi Rp1 Miliar untuk Bangun Sekolah Hukum di Indonesia Timur
-
Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Syifa Hadju Izin ke Ibu Pakai Baju Terbuka di Bali: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
Makna di Balik Lagu Sederhana Sheila On 7: Validasi Cerita di Luar Sana Tentang Keseharian Personel
-
Rieta Amilia Jadi Juri Lagi di Chef Expo 2026, Ungkap Penilaian dari Rasa hingga Kecepatan
-
Bikin Film 'Napi: Pesan dari Dalam', Erick Estrada Boyong Penghuni Lapas jadi Aktor
-
WU The Series Akhirnya Tayang, Intip Sinopsis dan Deretan Bintangnya
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya
-
Sheila on 7 Ngerap Lagi! Intip 3 Fakta Menarik dari Lagu Terbaru Sederhana
-
The Command: Saat Nyawa Prajurit Dikorbankan Demi Ego Politik, Malam Ini di Trans TV
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS