Suara.com - Festival Film Internasional Toronto (TIFF) mengumumkan akan menangguhkan partisipasi delegasi resmi Rusia dalam gelaran mereka tahun ini. Keputusan ini dibuat sebagai bentuk nyata menolak invasi Rusia ke Ukraina.
"TIFF akan menangguhkan partisipasi organisasi film dan media yang didukung oleh negara Rusia, serta duta budaya dan delegasi Rusia yang terkait," kata penyelenggara, dikutip dari Variety pada Jumat (4/3/2022).
Kendati begitu, TIFF tetap menyambut para pembuat film independen Rusia karena prinsip menghargai kebebesan berekspresi.
Penyelenggara TIFF menyatakan solidaritas terhadap masyarakat di Ukraina dan menentang invasi Rusia ke Ukraina.
Selain itu, TIFF memastikan bakal jadi corong suara pembuat film Ukraina dan pembuat film independen Rusia.
"Kami berharap untuk segera kembali ke perdamaian dan stabilitas di kawasan itu dan kami memperluas dukungan kami kepada orang-orang Ukraina dan orang-orang di Rusia yang menentang serangan ini," kata penyelenggara.
Gelaran TIFF sendiri dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 18 September.
Sikap yang diambil TIFF ini menyusul keputusan serupa yang diambil Festival Film Cannes.
Sementara Festival Film Venesia juga membuat pernyataan untuk mendukung Ukraina, tapi memutuskan untuk tidak melarang partisipasi pembuat film Rusia.
Sikap tegas lainnya dikeluarkan oleh beberapa studio film besar Hollywood, termasuk Disney, Sony, Warner Bros., Paramount, dan Universal. Mereka film dari teater di Rusia.
Baca Juga: 4 Fakta Film Yuni Menang di Festival Film Toronto, Wakili Indonesia dan Asia Tenggara
Netflix juga tak mau kalah dan menyatakan untuk sementara menghentikan semua proyek dan akuisisi dari Rusia.
(Antara)
Berita Terkait
-
Peluang Emas Lulusan SMK: Perusahaan Raksasa Rusia Tawarkan Gaji Rp43 Juta, Pemerintah RI Buka Jalan
-
Viral WNI Jadi Tentara AS dan Rusia, Pemerintah Telusuri Status Kewarganegaraannya
-
Indonesia Semakin Dekat Garap Proyek Nuklir Bareng Rusia
-
Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?
-
Bripda Rio dan Satria Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Status WNI Otomatis Hilang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Ngaku Prioritaskan Anak, tapi Diduga Buang Ressa, Denada Panen Hujatan
-
Setia Temani Onad Rehabilitasi, Beby Prisillia Pegang Janji di Hadapan Tuhan: Dia Butuh Gue
-
Boiyen Dipastikan Tak Terlibat Kasus Penggelapan Sang Suami
-
Pro Kontra Aksi Pasha Ungu 'Semprot' Veronica Tan di Rapat DPR, sampai Dituding Cari Panggung
-
Pekerjaan Rully Anggi Akbar yang Dituntut Cerai Boiyen
-
Profil Afan DA 5, Pedangdut yang Disebut Dewi Perssik Minta Bayaran Serupa Lesti Kejora
-
Jennifer Coppen Santai Ungkit Kecelakaan Dali Wassink, Ucapannya Dianggap Kelewatan
-
Ernest Prakasa Bahas Keuntungan Film Agak Laen, Ternyata Dibagi-bagi ke Pihak-Pihak Ini
-
Guru SD Pamulang Dipolisikan Usai Nasihati Murid, Netizen Ramaikan Petisi...
-
Kakak dari Jerman Akhirnya Tiba, Air Mata Farah Pecah saat Bersimpuh di Nisan Lula Lahfah