Suara.com - Pasha Ungu ikut mendampingi Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno mendatangi Polda Metro Jaya Senin (25/4/2022) untuk melaporkan salah satu tim kuasa hukum Ade Armando, Muannas Alaidid.
Pantauan Suara.com, rombongan tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya sekitar pukul 12.20 WIB. Tampak gagah, Pasha dan Eddy kompak memakai batik.
Pasha Ungu merupakan Ketua Umum Barisan Muda PAN. Selain dia, Eddy juga didampingi Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Daulay.
Hanya saja, Eddy belum mau memberikan pernyataan setibanya di sana.
"Saya ke dalam dulu ya," kata Eddy di SPKT Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, Ade Armando lebih dulu melaporkan Eddy Soeparno ke Polda Metro Jaya. Eddy dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.
Laporan Ade Armando terhadap Eddy Soeparno teregister dalam nomor laporan LP/B/1990/IV/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2022.
Selain ke Polda Metro Jaya, Ade Armando juga berencana menempuh proses lain, yakni melaporkan Eddy ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.
Persoalan ini merupakan buntut dari pengeroyokan yang dialami Ade Armando dari sekelompok orang di depan gedung DPR saat digelar aksi unjuk rasa mahasiswa beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Didampingi Pasha Ungu, Sekjen PAN Eddy Soeparno Laporkan Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya
Lewat Twitter, Eddy mengomentari peristiwa tersebut meski hanya memakai inisial AA.
Dalam cuitannta, Eddy menyatakan mendukung pengusutan dan tindakan hukum terhadap para pelaku kekerasan terhadap AA.
Tapi ada kalimat Eddy yang disoal oleh tim kuasa hukum Ade Armando. Eddy menyinggung soal kasus penistaan agama dan ulama.
Berita Terkait
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Kasus Whip Pink Seret Influencer ZNM dan YouTuber RV, Ketua Patron Bilang Begini
-
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak
-
Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka