Suara.com - Kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan artis Kartika Putri terhadap dokter Richard Lee belum juga masuk pengadilan. Padahal hampir setahun lelaki yang berprofesi sebagai dokter kecantikan itu menyandang status tersangka.
Karena itu, Kartika Putri mendatangi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dia ingin tahu kenapa berkas laporannya belum juga dinyatakan lengkap atau P21.
"Poinnya ingin menanyakan sejauh mana progresnya. Bagaimana penyelidikan ini bisa dituntaskan sampai P21," kata pengacara Kartika Putri, Brian Prenada di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).
Bagi Kartika Putri, aneh sampai sekarang berkas tersebut belum juga dinyatakan lengkap. Padahal, dia sebagai pelapor selalu kooperatif saat dipanggil untuk diperiksa.
"Saya pribadi orang awam, proses panjang sekali. Tapi kita kan sudah memenuhi segala sesuatunya bahkan kemarin di Mabes, sudah dipenuhi dan selesai," kata Kartika Putri.
"Tapi kok gak maju-maju," ujarnya heran.
Terlebih ini sudah hampir satu tahun sejak Dokter Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik.
"Biar saya yang orang awam ini juga tidak menerka ini gimana sih? Ini sampai dimana nih?" katanya.
Kedatangan Kartika Putri ke Kejaksaan Tinggi DKI juga mau membuktikan jika semua orang sama di mata hukum. Masalah yang dilaporkan dan tengah diproses bisa terselesaikan dengan baik.
Baca Juga: 7 Artis Jago Bahasa Daerah, Selain Palembang Kartika Putri Bisa Menggunakan Logat Tegal
"Ya saya tidak mau ada yang diistimewakan, semua sama. Saya pun tetap menghormati proses hukum, makanya kami kesini bertanya kejelasan," katanya.
Sebagai pengingat, Richard Lee dan Kartika Putri terlibat perselisihan terkait review krim kecantikan. Keduanya pun saling lapor ke polisi.
Laporan Kartika Putri diterima di Polda Metro Jaya. Seterunya, Richard Lee sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
-
Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka
-
Klarifikasi Dokter Richard Lee soal Keluar-Masuk Gereja hingga Berujung Sertifikat Mualaf Dicabut
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan
-
Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim
-
Tiket Rp14 Juta Ludes Sekejap, Kenapa Konser The Weeknd di Jakarta Begitu Diminati?
-
Pesta Timuran Ramaikan Jakarta, Angkat Musik dan Kultur Indonesia Timur ke Panggung Festival
-
Suasana Stasiun Yogyakarta Mendadak Hening Saat Indonesia Raya Diputar, Reaksi Turis Asing Disorot
-
Viral Dua Pria Terduga Maling Ditangkap Warga, Dipaksa Ciuman dan Saling Gigit Telinga
-
Viral di Medsos, Sapi Menangis Usai Ngamuk dan Seruduk Pemilik karena Mau Dijual
-
Bongkar Aib ART, Erin Taulany Temukan CCTV Hera Cuma Berpakaian Dalam di Rumahnya