Suara.com - Ustaz Derry Sulaiman menilai Gus Samsudin lebih tepat dibawa ke psikiater. Hal ini diungkapkan saat disinggung apakah Pesulap Merah bakal melaporkan balik ke pihak berwajib atau tidak.
"Kalau saya perhatiin, memang konten-kontennya (Gus Samsudin) ada yang aneh, jadi harus dikasihani," kata Ustaz Derry Sulaiman dikutip dari youtube Cumicumi, Senin (15/8/2022).
"Melaporkan dia sama saja melaporkan orang sakit, orang seperti dia dibawa ke psikiater," ujar dia lagi.
Ustaz Derry Sulaiman mengatakan sejak awal dia sudah menasihati Gus Samsudin secara terbuka lewat media sosial. Bukannya berubah, Gus Samsudin dinilainya malah makin berulah, salah satunya dengan melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jawa Timur karena tak terima trik-trik sulap yang dipakai saat obat pasien dibongkar.
"Karena aku udah bicara baik-baik, lembut-lembut, saya bilang dia bukan orang sembarangan, tapi dia tidak menerima dengan positif, dia tetap membela diri," katanya.
Menurut Ustaz Derry Sulaiman, konten-konten Gus Samsudin sebenarnya tak jadi maslah jika selalu disertakan pemberitahuan bahwa itu cuma untuk hiburan. Tapi sebaliknya, Gus Samsudin malah membawa-bawa agama.
"Mestinya kalau orang sehat, dia bertaubat, aku bilang berkali-kali kalau dia memang memilih jalur itu untuk mendapat fame (ketenaran) ini, oke. Tapi jangan bawa-bawa agama, karena kalau udah bawa ayat Al-Quran, sholawat, itu akan ada milyaran umat Islam yang merasa agamanya diganggu," kata Derry Sulaiman.
Pendapat ini juga disepakatai oleh Pesulap Merah. Menurutnya, perilaku Gus Samsudin ke dokter Richard Lee juga sudah aneh.
"Bahkan dr Richard Lee disebut nggak beradab, Richard Lee secara baik-baik di kontennya minta pembuktian di kontennya, pembuktian dong kebal (ke Gus Samsudin), pulang dari dokter Richard Lee baik-baik, pas sampai rumah bilang dokter Richard Lee tidak beradab, kayaknya yah, memang harus diobati," ujar Pesulap Merah.
Baca Juga: Diajak Ngopi Bareng Master Limbad, Gus Samsudin: Ayo Kita Bertarung!
Berita Terkait
-
Pesulap Merah Sentil Orang Indonesia yang Mayoritas Muslim, tapi Tak Siap Poligami
-
Alasan Pesulap Merah Berpoligami: Dia Ajak Nikah Berkali-kali, Saya Takut Zina
-
Dituding Jadikan Istri Pertama Tumbal Pesugihan, Pesulap Merah Bongkar Fakta Medis Tika Mega
-
Ratu Rizky Nabila Dicap Pelakor, Pesulap Merah Pasang Badan: Dia Wanita Baik
-
Alasan Pesulap Merah Poligami, Ada Kondisi Istri Pertama yang Tak Bisa Diungkap
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Selamat! Zaskia Sungkar Melahirkan Anak Kedua, Ini Nama Indah Sang Buah Hati
-
Denise Chariesta Ingin Bayi Tabung dengan Donor Sperma, Hukum Indonesia Mengizinkan?
-
Giorgio Antonio Sebut Sarwendah Janda Gadis, Warganet Geram: Pikirkan Anak-anaknya!
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Tak Ada Keluarga di Sisinya saat Kondisi Drop, Diding Boneng Terpaksa Minta Antar Teman ke RS
-
Sinopsis Blades of the Guardians, Aksi Epik Jet Li dan Wu Jing di Tengah Gurun Mematikan
-
Mertua Eks Pejabat Kementerian, Dwi Sasetya LPDP Terciduk Pamer Fasilitas Negara
-
Dwi Sasetyaningtyas Ditegur LPDP Usai Bangga Anak Jadi WNA, Suami Terancam Sanksi
-
Awkarin Pamer Video Ciuman dengan Cowok Bule, Pacar Baru?
-
Bawa Napas Baru Teen Romance, Serial Samuel Siap Penuhi Ekspektasi 21 Juta Pembaca