Suara.com - Genre horor masih menjadi primadona buat penonton Indonesia. Sebagai bukti, film Kalian Pantas Mati mendapatkan respons yang cukup positif sejak diputar di bioskop pada 13 Oktober.
Di hari pertama dan kedua penayangan film Kalian Pantas Mati, tiket pun terjual ludes di sejumlah kota. Bahkan, film garapan sutradara Ginanti Rona ini sempat trending di Twitter.
Salah satu bintang di film Kalian Pantas Mati, Zee JKT48 sangat senang dan bersyukur film yang dibintanginya disukai penonton.
"Bersyukur banget film Kalian Pantas Mati banyak disukai penonton, dan enggak nyangka dukungan teman-teman sangat luar biasa buat film pertamaku ini," kata Zee JKT48, dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Mengutip filmindonesia.or.id jumlah penonton film Kalian Pantas Mati dalam dua penayangan mencapai 50.225. Hal ini membuat para pemain semakin semangat untuk mempromosikan filmnya.
"Sabtu dan Minggu kita akan visit cinema ke Bandung dan Cirebon, mau seru-seruan bareng penonton di sana. Sebagai orang baru di Film aku pastinya sangat antusias melakukan semua aktivitas promosi ini. Bertemu dengan orang-orang baru lagi dan teman-teman baru," ujar Zee JKT48.
Selain Zee JKT48, Kalian Pantas Mati dibintangi Emir Mahira, Andrew Barret, Angel Sianturi, Farandika, Shatora Narajan, Kezia Caroline, Chelcy Clarissa, Gaby Warouw, Neysa Chandria, Iszur Muchtar, Randhika Djamil, Ariyo Wahab dan Jenny Zhang.
Kalian Pantas Mati merupakan remake dari film Korea Selatan berjudul Mouring Grave, yang dibintangi Ha-neul Kang, Kim So-eun, dan Kim Jung-tae Kalian Pantas Mati menceritakan Rakka (Emir Mahira), seorang anak indigo yang baru saja pindah ke kota kelahirannya ternyata malah bertemu dengan hantu cantik, Dini (Zee JKT48). Dini yang kehilangan ingatannya saat menjadi hantu setiap hari hanya berbicara dengan Rakka. Kedekatan mereka membuat Rakka ingin membantu Dini mendapatkan kembali ingatannya. Bisakah Rakka membantu Dini?
Baca Juga: Selesai Syuting Film Kalian Pantas Mati, Emir Mahira Alami Momen Merinding
Berita Terkait
-
Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi
-
Review Love Barista: Sajikan Perjalanan Cinta yang Penuh Pengorbanan Manis
-
Look Back: Sebuah Cerita Tentang Persahabatan, Impian, dan Perpisahan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto