Suara.com - Ody Mulya Hidayat, produser film Dilan telah membantah kabar dirinya diculik oleh pihak keluarganya sendiri dalam kondisi badan kurang sehat.
Ody Mulya Hidayat menegaskan dirinya memang ingin pulang ke rumah orangtuanya dengan kesadaran sendiri.
"Hoax beritanya itu, enggak benar. Saya memang mau pulang kok karena saya kangen sama rumah, bukan diculik. Enggak ada penculikan, saya pulang dengan kesadaran sendiri," kata Ody Mulya Hidayat dilansir dari Insert Live, Sabtu (19/8/2023).
Produser 57 tahun ini memang ingin pulang ke rumah orangtuanya agar lebih bebas beraktivitas daripada di rumah bersama istrinya, Febry.
"Saya juga biar lebih bebas gitu, maksudnya beraktivitas lagi gitu bang. Kalau di sana kan saya capek juga enggak bisa ngapa-ngapain gitu lho," tutur Ody.
Ody Mulya Hidayat merasa sangat terkukung selama tinggal bersama istrinya, sehingga ingin keluar dari tempat tinggalnya.
Kakak Ody Mulya, Euis Sartika yang dituding menculik juga mengatakan bahwa adiknya tidak dirawat dan justru disandera oleh Febry.
"Yang saya lihat itu Pak Ody itu bukan Pak Ody yang sesungguhnya. Karena, adik saya dibuat susah, seperti pengemis, tidak dirawat. Kalau saya bilang adik saya itu tidak dirawat, malahan disandera kalau saya bilang sih," jelas Euis Sartika.
Karena tahu Ody Mulya Hidayat tidak dirawat dan disiksa oleh istrinya, Euis Sartika pun menjemput adiknya.
Baca Juga: Azizah Salsha Belum Hapus Foto Mantan atau Follow Akun IG Pratama Arhan, Warganet Curiga Dijodohkan
"Ini namanya bukan penculikan. Istilahnya ini namanya penyiksaan sama pak Ody sendiri," tuturnya.
Sebelumnya, Febry mengatakan bahwa Ody Mulya Hidayat telah diculik oleh pihak keluarga suaminya yang juga menggandeng aparat kepolisian dalam kondisi fisik kurang baik.
Penculikan Ody Mulya Hidayat itu juga dilakukan ketika Febry sedang keluar rumah untuk membeli makan.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Tolak Tawaran Nyaleg dari Partai NasDem Gegara Ada Anies Baswedan: Gak Jadi Deh Gue
-
8 Potret Adu Gaya Nikita Willy dan Winona Willy Momong Anak, Sama-sama Cantik dan Selalu Kompak
-
Nikita Mirzani Sindir Lady Nayoan Umbar Kesedihan di Konten Youtube: Dibayar Berapa Sih Lu?
-
3 Fakta Film Ancika 1995, Kisah Dilan Mengejar Cinta Baru Setelah Putus Dari Milea
-
Jadi Produser Film, Baim Wong Ngaku Belum Berani Bawa Karyanya ke Layar Bioskop
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
-
Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka