Suara.com - Pembawa acara dan komedian Ananda Omesh mengumumkan untuk melelang Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition miliknya demi membantu warga Palestina.
Hal tersebut diumumkan Anand Omesh melalui akun Instagram pribadi miliknya menampilkan Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition yang hendak dilelang.
Dalam keterangannya, ia bahkan menyebutkan bila dana hasil lelang nantinya akan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat Palestina.
"Seluruh hasil penjualannya nanti 100% akan disumbangkan untuk saudara-saudari kita di Palestina," kata Omesh, dikutip Selasa (7/11/2023).
Omesh diketahui membuka lelang tersebut dari harga Rp109,9 juta, dan penawaran dengan kelipatan Rp5 juta. Lelang ini rencananya akan ditutup mlam ini pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan pantauan, Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition milik Ananda Omesh sudah ada yang menawar hingga harga Rp320 juta.
Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition ini dibekali mesin injeksi satu silinder berkapasitas 499cc yang dikawinkan dengan transmisi lima kecepatan. Konfigurasi mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 27,2 HP di putaran mesin 5.250 rpm dan torsi 41,3 Nm di 4.000 rpm.
Secara tampilan, motor ini mempertahankan gaya klasik khas Royal Enfield dengan penggunaan lampu utama, lampu sein, dan spion berbentuk bulat, serta velg jari-jari. Karena motor ini edisi terbatas, setiap unitnya terdapat nomor seri yang tertempel di tangki bensin, serta terdapat logo Royal Enfield dan logo Pegasus.
Ukuran ban depannya 19 inci dan ban belakangnya 18 inci, serta bobot keseluruhan motor ini mencapai 194 kilogram. Ren depannya menggunakan cakram 280 mm dengan kaliper 2 piston dan rem belakang menggunakan cakram 240 mm dengan kaliper 1 piston.
Royal Enfield Classic 500 Pegasus Limited Edition ini pertama kali diluncurkan di Indonesia pada November 2018. Motor ini diabnderol dengan harga Rp 109,9 juta dan tersedia dalam dua opsi warna, yakni Service Brown dan Olive Drab Green.
Berita Terkait
-
AHM Tak Ingin Terburu-buru Tambah Produk Motor Listrik
-
Rajin Servis Motor, Warga Ngeluh Tetap Ditilang Uji Emisi: Saya juga Gak Mau Cemari Lingkungan!
-
Daftar Motor Bekas Dengan Harga Rp 3 Jutaan, Ada Yamaha Mio Sampai Honda Beat
-
Kabel Kelistrikan Sepeda Motor Tak Terawat Ternyata Bisa Bikin Bensin Boros, Begini Penjeasannya...
-
Cara Mudah Membedakan Sparepart Motor Honda Asli atau Tidak, Jangan Terkecoh Lagi...
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Amankah Ganti Pertamax ke Pertalite untuk Motor Matic? Intip Penjelasannya
-
Mobil Listrik Merek Jepang Harga Setara BYD Atto 1? Simak Pesona Nissan Leaf Bekas
-
Terpopuler: Daftar Mobil yang Boleh Pakai Pertalite, Dampak Downgrade dari Pertamax Bagi Mobil
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh