Suara.com - Ustaz Abdul Somad alias UAS belum lama ini membuat pengakuan mengejutkan bahwa dia tak pernah memakai penghasilan YouTube-nya yang bernilai ratusan juta rupiah.
Uang tersebut didapatkan UAS melalui video-video ceramah yang dia unggah ke akun YouTube-nya. Namun Ustaz Abdul Somad mengaku mengalihkan semua uang tersebut untuk keperluan pondok pesantrennya, alih-alih untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.
Pengakuan tersebut dibagikan UAS dalam sebuah dakwah yang dikutip oleh akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall pada Selasa (16/1/2024).
"Saya dapat duit dari YouTube bulan ini, Rp140 juta tiap bulan tapi tak pernah saya ambil seperak. (Uangnya dipakai) untuk bayar listrik, untuk beli beras, untuk semua operasional pun," kata UAS.
"Jadi kalau ditanya orang, dari mana makan santri? Dari mana lah semuanya? Dari YouTube," ucapnya menyambung.
Suami Fatimah Az Zahra itu juga bilang bahwa sejak awal dia mengisi konten di YouTube, uangnya sudah dialihkan untuk pesantren. Karena menurut Ustaz Abdul Somad, uangnya haram bila dia konsumsi pribadi.
"Dari awal sampai sekarang tak pernah saya ambil seperak, haram. Tak susah saya. Kaya kali pun tidak. Susah kali pun tidak," ujarnya.
Pernah sekali UAS mendapatkan uang sampai Rp400 juta dari YouTube, tetapi semuanya dia gunakan untuk bersedekah kepada fakir miskin.
"Itu totalnya dapat sekitar Rp400 juta, duitnya habis semua untuk membeli sembako dibagi tiap bulan ke fakir miskin," tutur ulama 46 tahun ini.
Baca Juga: Bak Bumi dan Langit! Ini Perbedaan Tarif Ceramah UAS vs Ustaz Solmed
Pengakuan UAS tersebut menuai ragam pujian warganet. Lelaki itu dinilai sangat rendah hati dan tak silau dengan harta kekayaan. Bahkan UAS juga dibandingkan dengan para pendakwah lainnya.
"Beda kelas ya ustaz sama sebelah. Semoga rezekinya barokah," komentar akun @pre***.
"Apa kabar @ustaz_solmed, jangan kelamaan sindrom infotainment sama kameranya," ujar akun @iin***.
Berita Terkait
-
Pengakuan UAS Tak Bisa Bantu Anies Baswedan di Medsos: Saya pun Babak Belur!
-
Bak Bumi dan Langit! Ini Perbedaan Tarif Ceramah UAS vs Ustaz Solmed
-
Beda dari Ustaz Solmed, Rumah UAS Sederhana Tak Ada Lapangan Tembak dan Bioskop Mini
-
Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad Soal Hukum Umrah Bareng Pacar seperti yang Dilakukan Selebgram Aphrodita Mayangsari
-
Pacaran Virtual Lolly dan Vadel Badjideh Dianggap Zina? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi