Suara.com - Gus Samsudin memberikan pernyataan usai resmi jadi tersangka dan ditahan atas pembuatan konten tukar pasangan. Sambil cengengesan, Gus Samsudin mengaku ikhlas menerima konsekuensi hukum atas perbuatannya.
"Saya ridho dan saya ikhlas dengan apa pun yang Allah berikan terhadap saya," ujar Gus Samsudin di Mapolda Jawa Timur, Selasa (5/3/2024).
Gus Samsudin bahkan menyatakan dirinya tetap senang meski harus melanjutkan hidup di penjara.
"Kalau memang ini yang terbaik, saya ridho. Saya memang ingin mendapat ridho Allah, jadi saya senang di penjara," kata Gus Samsudin.
"Ini kan sudah menjadi takdir Allah, sudah menjadi ketentuan Allah. Makanya saya ridho dengan apa pun yang sudah Allah berikan kepada saya," sambungnya.
Gus Samsudin juga menegaskan tidak ada penyesalan dari aksi pembuatan konten tukar pasangan. Ia tetap meyakini hal itu sebagai bagian dari dakwah.
"Penyesalan untuk hal buruk, mungkin iya. Tapi untuk hal yang saya yakin itu untuk dakwah, nggak ada yang saya sesali," ucap Gus Samsudin.
Sebagaimana diketahui, Gus Samsudin ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Jatim atas pembuatan konten suami istri boleh bertukar pasangan pada 1 Maret 2024 lalu.
"Sudah digelarkan oleh Ditreskrimsus dan Samsudin dinyatakan sebagai tersangka," papar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto saat itu.
Baca Juga: Menohok! Ini Isi Tulisan Karangan Bunga Pesulap Merah Usai Gus Samsudin Ditahan
Gus Samsudin, yang berperan sebagai pembuat konten, mengaku ingin viral dan dilihat banyak orang di YouTube. Atas perbuatannya, Gus Samsudin dikenakan Pasal 28 ayat (2) dan ayat (3) UU ITE dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.
Selain Gus Samsudin, Polda Jawa Timur juga menetapkan dua tersangka baru dalam kasus konten tukar pasangan. Mereka adalah orang-orang yang ikut bertanggung jawab dengan munculnya konten tersebut.
"Ada kameramen atas inisial FB dan editor atas nama FK," ucap Kombes Dirmanto dalam keterangan tertulis.
Berita Terkait
-
Daftar Kontroversi Gus Samsudin, Kini Dijemput Paksa Buntut Konten Sesat Tukar Pasangan
-
Gus Samsudin Dijemput Paksa, Buntut Konten Aliran Sesat Tukar Pasangan Suami-istri
-
Profil Gus Samsudin, Otak di Balik Video Aliran Sesat yang Bolehkan Tukar Pasangan
-
Bikin Konten Video Aliran Sesat, Gus Samsudin: Saya Mau Mengedukasi
-
Penjelasan Gus Samsudin, Dalang di Balik Konten Aliran Sesat Mengizinkan Jemaah Tukar Pasangan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Kronologi Kreator Konten Della Septiani vs Dealer BYD di Bali: Klaim Dicuekin Sales hingga Somasi
-
Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Aksi Sopir Taksi Hijau Merokok Usai Insiden Kecelakaan Kereta di Bekasi Picu Kemarahan Netizen
-
Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tergencet Hingga Terlempar Keluar
-
Mengapa Kereta Api Tak Bisa Mengerem Mendadak Meski Ada Bahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Bukan Liburan, Nassar Ungkap Jalur Healing: Bikin Orang Tertawa
-
Ayah Hibahkan Koleksi Jas Mewah Vidi Aldiano ke Kelompok Hafiz Turki
-
Daftar Kecelakaan Taksi Green SM, Terobos Palang Perlintasan KRL hingga Tabrak Tukang Nasi Goreng
-
Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Ibu Muda Meninggal di Hari Pertama Kerja Usai Cuti Melahirkan
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Palang Pintu Manual dan Dugaan Keterlibatan Ormas Disorot