Suara.com - Abdur Arsyad mendapat peran tidak biasa di film terbarunya, Kaka Boss. Oleh Arie Kriting selaku sutradara, Abdur dituntut memainkan karakter yang jauh dari kesehariannya sebagai komedian.
Menariknya, Abdur Arsyad malah antusias saat tahu diminta memerankan tokoh yang berwatak serius. Sambil bercanda, lelaki 36 tahun mengklaim punya kualitas akting setara Reza Rahadian kalau diminta tampil tanpa lawakan.
"Saya sebenarnya senang, akhirnya dapat film yang saya tidak berkomedi. Saya itu Reza Rahadian yang tertukar," ujar Abdur Arsyad di kawasan Kuningan, Jakarta baru-baru ini.
Sehari-hari, Abdur Arsyad sudah sibuk berkomedi sebagai seorang komika. Ada sedikit kejenuhan yang ia rasakan dari tuntutan mencari kelucuan setiap tampil di panggung.
"Pekerjaan saya sehari-hari kan sudah stand up comedy, bikin tur segala macem. Jadi, hari-hari kerjaannya udah nyari apa yang lucu," jelas Abdur Arsyad.
Sementara untuk perannya di film Kaka Boss, Abdur Arsyad tinggal fokus mendalami karakter, tanpa harus memikirkan dialog atau gestur tambahan yang menimbulkan gelak tawa penonton.
"Jadi begitu dapat film yang tidak perlu mikir lucunya gimana, tapi tinggal bermain saja dengan serius, ya saya senang sekali," terang Abdur Arsyad.
Besok, film Kaka Boss tayang serentak di seluruh bioskop Tanah Air. Besar harapan Abdur Arsyad untuk kelak aktingnya mendapat apresiasi tinggi dari penonton.
"Mudah-mudahan temen-temen yang lihat muka serius saya, jangan tertawa ya," ucap Abdur Arsyad.
Baca Juga: Lihat Indah Permatasari Nangis, Aksi Naka Peluk Ibunya Sweet Banget
Film Kaka Boss bercerita tentang perjuangan seorang bos penyedia jasa penagih hutang asal Indonesia bagian Timur yang ingin jadi penyanyi. Bukan demi dirinya sendiri, lelaki bernama Omakare itu ingin punya pekerjaan yang lebih baik agar bisa membuat putrinya bangga.
Sosok Omakare sendiri dibintangi aktor asal Indonesia bagian Timur, Godfred Orindeod. Film Kaka Boss jadi momen pertamanya tampil di karya bergenre drama komedi.
Berita Terkait
-
Arie Kriting Protes Orang Indonesia Timur Jadi Bahan Eksploitasi Kesedihan
-
Siapa Abdur Arsyad? Komika Lantang Sebut Anggota DPR Kumpulan Orang-orang Tolol
-
Aksi Demo Berbuah Pembatalan Revisi RUU Pilkada, Abdur Arsyad: Kawal Demokrasi Sehat
-
Debut di Film Kaka Boss, Ini Cerita Glory Hillary 'Ditemukan'
-
Demi Demokrasi yang Sehat, Istri Rela Ditinggal Abdur Arsyad Ikut Demonstrasi Meski Lagi Hamil
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun