Entertainment / Gosip
Senin, 09 September 2024 | 10:45 WIB
Fanny Soegi [Instagram/fannysoegi]

Suara.com - Fanny Soegi trending di X dalam beberapa dua hari terakhir, usai curhat soal royalti lagu Asmalibrasi.

Dilihat Suara.com pada Senin (9/9/2024) siang, namanya sudah dibicarakan 12,4 ribu pengguna X. Fanny melalui akun miliknya @fannysoegi menyindir orang-orang yang disebutnya tidak berhak menerima tetapi menikmati royalti lagu Asmalibrasi.

Sementara itu, orang yang seharusnya mendapatkan royalti lagu ciptaannya dengan Dhimas itu justru kesulitan keuangan. "Bayangin aja, lagu Asma ini yang kalian denger di mana-mana, penciptanya sampai minjem uang untuk bayar sekolah anaknya," cuit Fanny Soegi dikutip.

Dia menyebutkan angka royalti lagu tersebut yang mencapai Rp500 juta. "Nominal dari royalti lagu ini nggak main2, setengah Milyar lebih ada, tapi justru orang2 yang nggak punya hak dapat paling banyak & nggak transparan," tulisnya lagi.

Tidak hanya, Fanny Soegi juga sempat menyentil namanya yang tercantum dalam mantan band-nya Soegi Boernean. "Aku masih inget banget ketika aku mau keluar dari Band itu dan dihadapkan orang-orang HAKI, aku diharuskan membayar namaku sendiri yakni 'Soegi' kalau aku keluar dengan entitas yang baru. Ada rekamannya lagi," cuitnya lagi.

Profil Fanny Soegi

Pemilik nama lengkap Fanny Soegiarto merupakan penyanyi kelahiran Semarang, Jawa Tengah pada 7 September 1999. Dia terkenal dengan suaranya yang khas.

Dia tercatat sebagai alumni Universitas Diponegoro, jurusan ilmu komunikasi.

Penyanyi keturunan Jawa dan Kalimantan tersebut pernah menjadi bagian dari grup band yang juga mengandung namanya, Soegi Boernean. Arti nama tersebut cukup unik, Soegi dalam Bahasa Jawa berarti 'sugih' dan Bornean berasal dari kata Borneo yang berarti Kalimantan, kampung halaman Fanny.

Salah satu lagunya yang terkenal ialah Asmalibrasi. Lagu tersebut banyak diputar penikmat musik Tanah Air.

Saat ini Fanny Soegi bersama Bagas Prasetyo, Damar, dan Naufalbahir Dwihastu Pujanarsa membuat proyek di bawah naungan label VtmnD milik Vindes Corp.

Load More