Suara.com - Belas kasihan secara satire tepat dilayangkan untuk Gibran Rakabuming. Akun Fufufafa tak hanya menjeratnya dalam ketegangan dengan Prabowo, namun juga diprediksi mempersulit hubungan Gibran dengan masyarakat Papua.
Andai kata benar bahwa Gibran adalah pemilik akun Fufufafa, jejak digital rasis yang dilayangkan kepada masyarakat Papua terlanjur terkuak dan menjadi noda hitam baginya.
Masyarakat dianggap bisa menoleransi hinaan yang diberikan untuk Prabowo dan keluarga yang berkutat pada 'lingkup pribadi,' namun penghinaan terhadap masyarakat Papua yang kerap termaginalisasikan adalah kesalahan paling fatal.
Opini tersebut mulanya diutarakan oleh akun centang biru X, @kafiradikalis pada Senin (30/9/2023) kemarin sore.
Opini tersebut disertai dengan dugaan serta pemahaman mengapa Gibran Rakabuming bersikeras menyangkal bahwa dirinya adalah pemilik akun Fufufafa yang viral hingga hari ini.
"Gue baru paham kenapa Gibran wajib menyangkal Fufufafa. Karena komen cabul atau hinaan kepada Prabowo dan anaknya itu masih bisa ditolerir lah. Namun yang fatal adalah komen rasisnya terhadap orang Papua," bunyi keterangan yang ditulis pemilik akun, dikutip oleh Suara.com pada Selasa (1/10/2024).
Sampai sekarang, persoalan mengenai Papua masih menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pemerintah Indonesia. Ketidakadilan dari pusat ke masyarakat di ujung timur Indonesia tersebut masih kentara, mulai dari penjarahan alam hingga kasus pembunuhan.
"Setelah alamnya dijarah dan orang-orangnya dibunuh, lalu kini dirasisin oleh wapres terpilih," sambung keterangan yang disertakan.
"Sensitif banget isu Papua ini. Luka kronis yang belum pernah bisa disembuhkan hingga detik ini. Meski sudah mencari berbagai formulasi kebangsaan tapi belum ada satu pun yang berhasil menjadi penawar dan serumnya," lanjutnya lagi.
Baca Juga: Lengser dari Pimpinan DPR, Cak Imin Blak-blakan Ogah jadi Menteri di Kabinet Prabowo, Kenapa?
Kembali lagi, jika memang benar bahwa Fufufafa dimiliki oleh Gibran Rakabuming, putra sulung Jokowi tersebut akan mencetak sejarah sebagai wakil presiden pertama di Indonesia yang secara nyata memiliki jejak digital rasis ke masyarakat Papua, yang secara jelas adalah bagian dari masyarakat Indonesia.
"Karena jika sampai mengakui bahwa Fufufafa adalah dirinya maka Gibran akan tercatat sebagai wapres pertama dalam sejarah NKRI yang punya jejak digital rasialis kepada orang Papua," tulis @kafiradikalis.
Berita Terkait
-
Puan Maharani: Perbincangan Dengan Prabowo Selalu Hangat
-
Momen Puan Berbincang Hangat Dengan Prabowo Dan Jokowi, Diselingi Tawa Hingga Acungan Jempol
-
Didampingi Prabowo, Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
-
Fufufafa Wapres Psikopat Trending di X, Warganet Singgung Unggahan Hina Nabi dan Rasis di Kaskus
-
Cek Fakta: Prabowo Resmi Maju Tanpa Gibran Imbas Akun Fufufafa
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun