Suara.com - Kabar kurang enak datang dari panggung stand up comedy Tanah Air. Komika asal Surabaya, Akbar Guritno, jadi korban penganiayaan oleh penonton acara stand up comedy yang digelar komunitas Stand Up Indo Surabaya.
Dalam pernyataan pers Stand Up Indo Surabaya, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (16/11/2024) lalu. Penganiayaan terjadi di halaman parkir ketika acara sedang berlangsung.
Akbar di acara tersebut tengah bertugas sebagai kru.
"Acara itu diciderai dengan adanya dugaan tindak pidana pemukulan yang diduga dilakukan oleh salah seorang penonton terhadap anggota komunitas kami yaitu Akbar Guritno," demikian pernyataan tersebut dikutip Kamis (21/11/2024).
Akun Instagram Stand Up Ido Surabaya juga membagikan video rekaman CCTV detik-detik pemukulan terhadap Akbar. Diduga, pelaku marah karena kendaraannya tak bisa keluar venue karena terhalang kendaraan lain.
Akibat penganiayaan, Akbar mengalami luka di bagian wajah. Dia juga langsung mendapat pertolongan pertama.
Sementara, pelaku sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Stand Up Indo Surabaya mengutuk keras pelaku atas perbuatannya.
"Kami dari komunitas percaya penuh kepada Institusi Polri khususnya dari Polrestabes Surabaya. Dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan keadilan untuk korban. Komunitas Stand Up Indo Surabaya adalah ruang aman baik bagi pelaku seni maupun penikmat hiburannya," ujarnya.
Unggahan ini memantik komentar netizen, termasuk rekan-rekan komika.
Baca Juga: Eiliminasi Comic 8 Revolution Makin Sengit, Bocil Harus Tersingkir
"Jangan galak-galak. Biasanya nanti minta maafnya malu lho," komentar Presiden Stand Ip Indo Adjis Doaibu.
Komika Rispo menimpali, "Weitss beraniii bener."
"Kacau sih ini," seru Popon Kerok.
Berita Terkait
-
Materi Toraja Jadi Kasus, Pandji Pragiwaksono Janji Perbaiki Menulis Jokes
-
Menertawakan Usia 30 Tahun Bersama Priska Baru Segu Lewat Pertigapuluhan
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum
-
Tasya Farasya Pamer Kenangan 14 Tahun Bareng Mantan Suami, Captionnya Bikin Salfok
-
Buntut Sebar Nomor di Marapthon, Aldi Taher Kini Ngeluh Ponselnya Eror Diserbu 10 Ribu Pesan
-
Viral Anwar BAB Ditampar hingga Diremas Ibu-Ibu Gegara Gemas, Wajahnya Sampai Memar
-
Fantastis! Justin Bieber Dibayar Rp170 Miliar Jadi Headliner Coachella 2026
-
Singgung Pengkhianatan, Thomas Ramdhan Umumkan Hengkang dari Band GIGI