Suara.com - Gus Miftah mendapat teguran dari rekan sejawatnya sesama dai dari Yogyakarta, Salim A Fillah, buntut isu mengolok-olok pedagang asongan dalam acara pengajian di Magelang.
Lewat akun Twitter pribadinya, Salim A Fillah mengkritik gaya ceramah Gus Miftah yang melontarkan kata-kata kasar kepada sang pedagang asongan.
"Tidak ada pekerjaan halal yang layak dig*blok-g*blokkan dan ditertawakan," ucap Salim A Fillah dalam akun Twitter @salimafillah.
Selain itu, Salim A Fillah juga pasang badan membela sang pedang asongan, Sunhaji, yang dipermalukan Gus Miftah di depan umum.
"Tetap semangat para pejuang nafkah karena sesungguhnya Allah bisa meninggikan derajat seseorang dengan cara yang luar biasa," sambung Salim A Fillah.
Salim A Fillah menilai, Gus Miftah mencoreng reputasi dan nama baiknya sendiri dengan berperilaku tidak menyenangkan kepada Sunhaji.
"Dan Allah bisa merendahkan derajat seseorang dengan cara yang luar biasa," ujar salim A Fillah, dikutip pada Rabu (4/12/2024).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Dengan berkata seperti itu, sudah otomatis turun derajatnya, Taz. Menganggap dirinya lebih tinggi," tulis seorang netizen.
Baca Juga: Gus Miftah Olok-olok Pedagang Es Teh di Depan Publik, Bukti Cara Pandang Bias Kelas
"Aku yakin pasti habis seramai ini, dia bakal bikin video klarifikasi datangi penjual es teh itu sambil minta maaf," kata netizen lain.
"Orang nyari rezeki ditertawakan oleh banyak orang, emang gak punya etika mereka semua," tutur netizen yang lainnya.
Untuk informasi tambahan, Sunhaji sempat mengaku tersinggung dengan ucapan Gus Miftah. Hal itu diutarakan Sunhaji ketika dihubungi awak media baru-baru ini.
"Saya tersinggung. Wong saya lagi masuk ada suara kayak gitu," ujar Sunhaji.
Sambil menahan malu, Sunhaji memilih untuk terus berjualan karena memiliki tanggungan anak dan istri yang harus dinafkahi.
"Saya tetap berjualan. Saya mencari sangu buat pulang," sambung Sunhaji.
Berita Terkait
-
Jabatan di Kabinet dalam Bahaya, Gus Miftah Diprediksi Tak Akan Dapat Pesangon
-
Fanny Soegi Diduga Sindir Gus Miftah: Satu Persatu Keburukan Terbuka
-
Video Detik-detik Gus Miftah Sambangi Rumah Penjual Es Teh, Tak Gunakan Alphard tapi...
-
Sindiran Menohok Ketua MUI ke Miftah Maulana: Tanda Tak Punya Etika
-
Sunhaji Penjual Es Tetap Pakai Baju Bergambar Gus Miftah, Netizen: Menghargai Sebesar Itu
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
BURN: Trance Metal Karya Isyana Sarasvati Dobrak Arus Utama
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama
-
Jawab Rumor Konser BIGBANG, PK Entertainment: Pengumumannya Gak Akan Lama Lagi
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Sinopsis To Catch a Killer: Menguak Sniper Misterius, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
5 Rekomendasi Film Tentang Kesepian Terbaik Selain Train Dreams