Suara.com - Istri pertama Pak Tarno, Sariyah, menilai suaminya itu tak berlaku adil. Sariyah menyebut istri ketiga Pak Tarno, Dewi, serakah karena tak mau membagi waktu dan nafkah dari suami mereka.
"Belum ketemu (dengan Pak Tarno) dari tiga bulan lalu, karena serakah itu si Dewinya, nggak boleh ke sini katanya," kata Sariyah saat ditemui Suara.com di kediamannya di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (24/12/2024).
Sariyah mengaku nomornya diblokir oleh Pak Tarno. Dia pun yakin Dewi adalah dalangnya.
"Makanya HP saya diblokir. Minta dibukain, (tapi tetap) diblokir. Sampai sekarang nggak dibukain. Saya ini kan istri sahnya (Pak Tarno). Yang lain cuma pelakor doang," ucapnya.
Dimadu dengan beberapa perempuan, Sariyah pada dasarnya tak masalah. Asalkan, Pak Tarno berlaku adil.
"Harusnya kan bisa ngatur pulang ke sini. Harusnya kan, misal, di sana tiga hari, di sini tiga hari. Kalau gitu, nggak papa saya mah (dimadu)," ungkap Sariyah.
"Pada tahu kan hukum agama? Ya gitu aja harusnya mah, adil, harus nafkahin juga. Masa yang di sana diempanin (dinafkahin), saya nggak diempanin," katanya lagi.
Sariyah sudah pada tahap ikhlas Pak Tarno puya banyak istri. Yang dia inginkan saat ini adalah bisa bertemu dan berkumpul bersama sang suami lagi.
Baca Juga: Kondisi Pak Tarno Memprihatinkan, Istri Pertama Beberkan Fakta Mengejutkan!
Sariyah ingin bersama Pak Tarno hingga maut memisahkan. "Nggak (sakit hati Pak Tarno punya banyak istri). Biarpun kata orang 'begini-begini', saya tetap terima," katanya.
"Kalau rumah tangga sudah tua gini, sering nasihatin, sering kasihan gitu ya. (Penginnya) dunia akhirat, penginnya mah nggak mau pecah sama si mas. Pengin dunia akhirat (jadi) suami istri," ujar Sariyah.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Sariyah muncul dan mengaku sebagai istri pertama Pak Tarno. Sariyah marah karena suaminya tak pulang berbulan-bulan hingga menuding Dewi sebagai pelakor.
Sariyah mengaku dinikahi secara sah oleh Pak Tarno sejak 2002. Sementara para istri Pak Tarno yang lain hanya dinikahi secara siri.
Tag
Berita Terkait
-
Lagi Sakit, Pak Tarno Masih Ingin Tambah Istri
-
Senyum Semringah, Inilah Aksi Pak Tarno Tunjukkan Sulapnya
-
Jualan Pakai Kursi Roda, Pak Tarno Jawab Kekhawatiran Netizen Soal Kondisinya saat Ini
-
Bertahan Hidup dengan Jualan di Jalan, Intip Kondisi Kontrakan Sederhana Pak Tarno
-
Pak Tarno Kena Apes Lagi, Diteror Dept Collector karena Mobil Digadai Orang Dekat Diam-Diam
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang
-
Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas